Rabu, 22 Jul 2026 02:28 WIB

Coffee Cupping Workshop SPBUN Nusantara XII Cetak SDM Kopi Berdaya Saing

Coffee Cupping Workshop bertajuk Savor the Flavor, Aroma and Meet the Expert di Kantor PTPN I Regional 5, Surabaya, pada Senin (13/7/2026). (Foto: PTPN for jatimnow.com)
Coffee Cupping Workshop bertajuk Savor the Flavor, Aroma and Meet the Expert di Kantor PTPN I Regional 5, Surabaya, pada Senin (13/7/2026). (Foto: PTPN for jatimnow.com)

jatimnow.com - SPBUN Nusantara XII menggandeng Holding Perkebunan Nusantara dan PTPN I Regional 5 menggelar Coffee Cupping Workshop bertajuk Savor the Flavor, Aroma and Meet the Expert di Kantor PTPN I Regional 5, Surabaya, pada Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi upaya meningkatkan kemampuan pekerja dalam menilai mutu kopi sekaligus memperkuat daya saing produk kopi nasional.

Sebanyak 40 peserta dari berbagai entitas di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari Holding Perkebunan Nusantara, PTPN I Head Office, PTPN I Regional 3, PTPN I Regional 5, PTPN IV Regional 4, hingga Java Coffee Estate (JCE).

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Diskusi Penghapusan Konten Digital dan Masa Depan Kemerdekaan Pers

Peserta mempelajari teknik dasar coffee cupping, mulai dari evaluasi mutu, identifikasi karakter cita rasa, hingga penerapan standar penilaian kopi yang berlaku di industri internasional. Setelah sesi teori dan praktik, seluruh peserta mengikuti kompetisi coffee cupping sebagai bentuk evaluasi kemampuan.

Penilaian dilakukan oleh Founder Sensa Koffie, Vito Adi Tjandrasurja, bersama Muchammad Fitrawansyah, peraih Juara III Indonesian Cup Tasters Championship 2023 dan Juara IV Indonesian Cup Tasters Championship 2025.

Ketua Umum SPBUN Nusantara XII Bramantya Admadja mengatakan serikat pekerja tidak hanya berperan memperjuangkan kesejahteraan anggota, tetapi juga ikut meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Serikat pekerja harus menjadi ruang bagi anggotanya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Kompetensi menjadi investasi jangka panjang yang bermanfaat bagi pekerja sekaligus mendukung peningkatan kualitas perusahaan," katanya.

Menurut Bramantya, pekerja juga perlu memahami karakter dan standar mutu kopi agar memiliki kepedulian terhadap kualitas produk sejak di kebun hingga sampai ke tangan konsumen.

"Harapannya, tumbuh kebanggaan terhadap kopi-kopi unggulan Holding Perkebunan Nusantara. PTPN I merupakan salah satu produsen kopi terbesar di Indonesia sehingga kualitas harus terus dijaga," ujarnya.

Direktur Bisnis Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy, menyebut peningkatan kemampuan coffee cupping menjadi kebutuhan industri di tengah meningkatnya permintaan kopi berkualitas.

Baca Juga: PTPN I Jelaskan Kronologi Penanganan Kebakaran di Kebun Kampe Banyuwangi

"Permintaan kopi berkualitas terus meningkat. Peluang tersebut harus dijawab dengan menjaga produktivitas dan konsistensi mutu. Melalui coffee cupping, seluruh insan perkebunan memiliki pemahaman yang sama terhadap standar kualitas sehingga kopi Holding Perkebunan Nusantara semakin bernilai dan kompetitif," ungkapnya.

Ryanto berharap kegiatan serupa dapat digelar di kebun-kebun kopi agar peserta memahami proses produksi secara utuh, mulai dari hulu hingga hilir.

Region Head PTPN I Regional 5 Subagiyo menilai kolaborasi manajemen dan serikat pekerja menjadi modal penting dalam membangun budaya mutu di lingkungan perusahaan.

"Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memperluas jejaring dan menyamakan pemahaman mengenai standar kualitas kopi," ujarnya.

Sementara itu, Vito Adi Tjandrasurja menjelaskan coffee cupping merupakan metode ilmiah yang digunakan industri kopi dunia untuk mengevaluasi kualitas secara objektif.

Baca Juga: Ikhtiar Buruh Kebun Banyuwangi Mengikis Diskriminasi Gender di Ladang

"Coffee cupping menjadi bahasa bersama dalam industri kopi. Standar penilaian yang sama membuat kualitas kopi dapat dievaluasi secara objektif sekaligus menjaga konsistensi cita rasa khas setiap daerah penghasil kopi," ucapnya.

Pada kompetisi yang digelar di akhir kegiatan, Iswahyudi dari Kebun Bantaran Bangelan PTPN I Regional 5 keluar sebagai juara pertama, sedangkan Eta Yunda dari Java Coffee Estate (JCE) meraih posisi kedua. Keduanya akan diusulkan mewakili PTPN I Regional 5 pada Kompetisi Coffee Cupping Tingkat Regional.

Dalam kesempatan yang sama, SPBUN Nusantara XII juga menginisiasi pembentukan Forum Pecinta Kopi Holding Perkebunan Nusantara. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi, edukasi, kolaborasi, dan berbagi pengalaman bagi insan perkebunan yang memiliki perhatian terhadap pengembangan industri kopi.

Keberadaan forum itu diharapkan memperluas wawasan pekerja mengenai industri kopi dari hulu hingga hilir, memperkuat sinergi antarsatuan usaha, serta melahirkan berbagai program peningkatan kompetensi untuk mendukung daya saing kopi unggulan Holding Perkebunan Nusantara di pasar nasional maupun internasional.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.