Minggu, 21 Jun 2026 02:42 WIB

Gus Fawait Sebut Banjir Mumbulsari Jember Akibat Sedimentasi dan Sampah

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 07 Apr 2026 15:35 WIB
Gus Fawait melakukan sidak di lokasi banjir di Mumbulsari. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Gus Fawait melakukan sidak di lokasi banjir di Mumbulsari. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Jember Muhammad Fawait meninjau banjir di Jalan Raya Kecamatan Mumbulsari, Senin (6/4/2026) malam. Gus Fawait menyebut, penyebab utama banjir luapan ini adalah sedimentasi sungai serta tumpukan sampah.

"Kami tadi sedang ada acara (Bunga Desaku) dan langsung meninjau lokasi. Kondisinya memang air sungai sudah meluap hingga menutupi badan jalan," ujar Gus Fawait.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Hasil pengamatan di lapangan, Gus Fawait mengidentifikasi penyebab utama banjir luapan ini adalah sedimentasi atau pendangkalan sungai serta tumpukan sampah, sehingga debit air yang tinggi tidak lagi tertampung.

Sebagai langkah cepat, Pemerintah Kabupaten Jember segera mengerahkan alat berat untuk penanganan darurat di lokasi terdampak. Namun, untuk normalisasi sungai secara menyeluruh, Gus Fawait menekankan perlunya koordinasi dengan pemerintah tingkat atas.

"Ini harus segera pengerahan alat berat untuk pembersihan sampah dan pengerukan darurat. Melakukan pemetaan titik-titik sungai yang mengalami pendangkalan serius dan berisiko banjir," tegasnya. 

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

Pihaknya pun akan berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat karena status kewenangan pengelolaan sungai tersebut berada di bawah otoritas mereka.

Sementata itu, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menyatakan kesiapan legislatif dalam mendukung anggaran penanggulangan bencana. Ia menyebut, Pemkab Jember memiliki pos anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp15 miliar pada APBD awal 2026.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

"Anggaran BTT ini bisa langsung digunakan untuk kepentingan kedaruratan. Jika nantinya dirasa kurang untuk menangani dampak banjir tahun ini, akan kami bahas penambahannya pada Perubahan APBD 2026 mendatang," jelas Halim.

Selain anggaran daerah, Halim menambahkan bahwa Kabupaten Jember juga mendapat dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk perbaikan infrastruktur air, termasuk pembangunan embung dan saluran penahan air yang akan segera direalisasikan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.