Kamis, 18 Jun 2026 09:55 WIB

Pelatih Persik Kediri Beberkan Penyebab Gagal Menang: Ini Soal Keberuntungan

  • Penulis : Yanuar D
  • | Senin, 06 Apr 2026 20:10 WIB
Persik Kediri saat menghadapi Persijap Jepara. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Persik Kediri saat menghadapi Persijap Jepara. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tamunya, Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Senin (6/4/2026) sore.

Pelatih Persik, Marcos Reina Torres, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut. Ia menilai timnya sebenarnya layak meraih kemenangan, namun gagal memaksimalkan peluang di momen krusial.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

“Kami merasa pantas mendapatkan tiga poin. Ada satu gol dianulir dan penalti yang gagal. Ini soal keberuntungan, dan hari ini bukan milik kami,” ujarnya.

Meski demikian, Marcos tetap mengapresiasi penampilan timnya yang dinilai cukup solid, termasuk mampu menjaga gawang tetap tanpa kebobolan.

“Saya senang dengan permainan tim. Meski ada banyak kesalahan dan beberapa pemain absen, kami tetap tampil bagus dan menghadapi tim kuat dengan baik,” tambahnya.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Ia juga mengungkapkan bahwa timnya tengah menghadapi persoalan kebugaran pemain. Sejumlah pemain harus absen akibat cedera maupun akumulasi kartu, termasuk Ezra Walian yang sedang mengalami cedera.

Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi peluang bagi pemain lain untuk tampil dan menunjukkan kualitasnya.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

“Ada banyak pemain yang tidak bisa tampil, tapi ini juga peluang bagi pemain lain. Mereka bisa tampil dan menunjukkan kualitasnya,” katanya.

Marcos kembali menegaskan bahwa faktor keberuntungan menjadi pembeda dalam laga ini, meski timnya tampil dominan. Hasil tersebut membuat Persik Kediri hanya menambah satu poin, padahal secara permainan dinilai lebih layak meraih kemenangan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.