Kamis, 18 Jun 2026 07:00 WIB

Duka Prajurit Perdamaian, Dua Anggota TNI Gugur dalam Tugas di Lebanon

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 31 Mar 2026 09:09 WIB
Dua prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas UNIFIL (Indobatt) dinyatakan meninggal dunia setelah ledakan hebat. (Foto: AA/jatimnow.com)
Dua prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas UNIFIL (Indobatt) dinyatakan meninggal dunia setelah ledakan hebat. (Foto: AA/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kawasan Bani Hayyan menjadi saksi bisu gugurnya dua putra terbaik bangsa saat menjalankan misi perdamaian dunia.

Dua prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas UNIFIL (Indobatt) dinyatakan meninggal dunia setelah ledakan hebat menghantam kendaraan tempur mereka pada Senin (30/3/2026) pukul 11.00 waktu setempat.

Baca Juga: Waspadai Jebakan Geopolitik, Bamsoet Minta Pemerintah Jaga Rupiah

Insiden ini menambah daftar panjang risiko mematikan bagi pasukan helm biru di perbatasan Lebanon Selatan.

Korban jiwa teridentifikasi sebagai Kapt Inf Zulmi (Danki B dari Grup 2 Kopassus) dan Sertu Ikhwan (Kesdam IX Udayana).

Keduanya berada di kendaraan pertama dalam rangkaian pengawalan logistik sebelum serangan menghantam posisi mereka.

Kejadian bermula ketika tim Indonesian Task Force Bravo (TFB) melaksanakan tugas pengawalan terhadap unit CSSU Spanyol. Rangkaian enam kendaraan tersebut bergerak dari posisi 7-2 menuju markas Indobatt di 7-1.

Saat konvoi hendak berbelok di Bani Hayyan, sebuah ledakan besar seketika melumat kendaraan pertama (Ran 1). Situasi di lapangan berubah drastis menjadi zona tempur dengan intensitas serangan yang sangat tinggi.

"Dua korban meninggal dunia masih berada di lokasi kejadian karena situasi tidak memungkinkan untuk evakuasi segera," lapor satuan Sektor Timur dalam keterangan pendahuluannya. Tekanan tembakan yang masif dari penyerang membuat tim penyelamat harus bergerak ekstra hati-hati.

Baca Juga: Geopolitik Global Memanas, Pertamina Siagakan 345 Kapal Distribusi

Meski Ran 1 rusak parah, personel di kendaraan kedua (Ran 2) berhasil menerjang bahaya untuk menyelamatkan rekan mereka yang terluka. Sekitar pukul 12.00 waktu setempat, tim berhasil membawa korban luka keluar dari zona bahaya menuju Sector East HQ.

Dua personel yang selamat namun mengalami luka serius adalah Lettu Inf Sulthan (Yonif 320), dan Praka Deni (TNI AU, Lanud Atang Sanjaya)

Keduanya langsung mendapatkan penanganan darurat oleh tim medis China sebelum akhirnya diterbangkan menggunakan dua helikopter terpisah menuju RS St. George di Beirut untuk operasi penyelamatan nyawa.

Kepala Operasi Perdamaian PBB, Jean-Pierre Lacroix, bereaksi keras atas peristiwa yang menimpa pasukan penjaga perdamaian ini.

Baca Juga: Pasokan Energi Nasional Terancam? Ini Skenario Mitigasi Pertamina

Ia menyatakan bahwa segala bentuk serangan terhadap personel misi PBB merupakan pelanggaran serius hukum internasional.

"Kami mengutuk keras insiden yang tidak bisa diterima ini. Penjaga perdamaian tidak boleh dijadikan sasaran. Serangan terhadap mereka bisa dikategorikan sebagai kejahatan perang," tegas Lacroix dari Markas Besar PBB di New York.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan apakah berasal dari ranjau, IED, atau serangan langsungmasih dalam proses penyelidikan intensif.

Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah terus meruncing menyusul aksi saling balas antara kekuatan regional yang membuat posisi pasukan perdamaian berada di titik paling rawan dalam satu dekade terakhir.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.