Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Kediri Dilipatgandakan, Tarhet Harian 3 Persen
- Penulis : Yanuar D
- | Jumat, 27 Mar 2026 19:10 WIB
jatimnow.com - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Kediri terus dikebut. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi kantor kepresidenan bersama Sekretaris Daerah dan jajaran pejabat daerah, progres pembangunan hingga Jumat (27/3/2026) baru mencapai 16 persen.
Meski masih di tahap awal, proyek ini ditargetkan mulai dioperasionalkan pada 20 Juni 2026.
Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttakin, mengatakan operasional sekolah tetap diupayakan berjalan meski pembangunan belum sepenuhnya rampung.
“Dan ditargetkan pada 20 Juni nanti itu seluruh bangunan ini sudah bisa dioperasionalkan walaupun mungkin belum 100 persen, tapi setidaknya sudah bisa dilakukan operasional untuk sekolah rakyatnya sendiri, baik itu untuk pengajaran dan sebagainya,” ujarnya usai monitoring di Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto.
Untuk mengejar target tersebut, percepatan pembangunan menjadi fokus utama. Dalam waktu sekitar 85 hingga 90 hari ke depan, penyedia jasa konstruksi dituntut meningkatkan progres pekerjaan secara signifikan.
“Jadi, diharapkan nanti dari penyedia ini dapat segera melakukan percepatan. Jadi, kalau dilihat dari kurang lebih sekitar 85 hari sampai 90 hari ya, ke depan ini jadi targetnya per hari mereka harus naik 3 persen lah,” tegasnya.
Evaluasi dari pihak kepresidenan juga menekankan pentingnya akselerasi, mengingat capaian masih berada di angka 16 persen. Terlebih, proyek Sekolah Rakyat ini dilaksanakan serentak di berbagai daerah dengan target penyelesaian yang sama.
Selain pembangunan fisik, pemerintah memastikan berbagai fasilitas pendukung seperti furnitur, seragam, hingga perlengkapan siswa akan tersedia saat operasional dimulai. Dengan demikian, sekolah diharapkan siap menerima peserta didik baru pada tahun ajaran mendatang.
Sekolah Rakyat Kota Kediri dirancang memiliki kapasitas sekitar 1.080 siswa yang terbagi dalam 36 rombongan belajar, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Namun, proses penerimaan siswa dan perekrutan tenaga pengajar masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Sosial.
Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026
“Belum, belum (belum ada penerimaan siswa baru maupun perekrutan guru), makanya saya masih nunggu. Ini tadi juga saya sampaikan ke Pak Armindo (Staf Kepresidenan), untuk kita mendorong dari Kemensos supaya segera memberikan juknisnya. Jadi kita segera bisa bergerak,” jelasnya.
Sementara itu, Project Manager Sekolah Rakyat Kota Kediri, Yolanda Faricha, mengaku optimistis proyek dapat selesai tepat waktu. Ia menjelaskan bahwa progres 16 persen saat ini mencakup pekerjaan struktur, arsitektur, serta mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).
Untuk mempercepat pekerjaan, jumlah tenaga kerja akan ditambah signifikan dari sekitar 200 orang menjadi 500 hingga 600 orang dalam waktu dekat. Pengadaan material juga dipercepat guna menghindari keterlambatan.
“Kalau tenaga kerja kita pastinya akan terus menambah karena di bulan ini memang masih nuansa lebaran ya. Memang pekerja masih belum maksimal, kita akan menambah sampai nanti kita akan dibutuhkan lagi kurang lebih ya hampir 500 sampai 600 orang lah,” ujarnya.
Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal
Ke depan, pengerjaan difokuskan pada penyelesaian atap, pekerjaan arsitektur, serta sisa struktur bangunan.
“Kita tetap akan menyelesaikan di atap ya, terutama ya, di atap ini nanti pengaruhnya di pekerjaan arsitek di bawahnya. Kemudian untuk menyelesaikan sisa pekerjaan struktur aja sih,” imbuhnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa faktor cuaca sempat menjadi kendala dalam proses pembangunan. Meski demikian, pihaknya memastikan proyek masih berjalan sesuai rencana.
“Insyaallah masih optimis karena kita masih on track tadi, cuma tadi memang ada untuk arahan agar dipastikan terkait jumlah tenaga, material, dan Man power-nya ini harus benar-benar detail, itu aja sih,” tandas Yolanda.
Editor : Yanuar D