Kamis, 18 Jun 2026 14:22 WIB

Bupati Jember Tiadakan Open House, Pilih Cangkrukan Sederhana di Pondok Pesantren

  • Penulis : Yanuar D
  • | Minggu, 22 Mar 2026 12:30 WIB
Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)
Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com – Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengambil langkah berbeda pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Ia memutuskan untuk meniadakan agenda open house di Pendopo Wahyawibawagraha dan menggantinya dengan silaturahmi sederhana di pondok pesantren.

Melalui status WhatsApp pribadinya, Minggu (22/3/2026), Gus Fawait mengundang masyarakat untuk bersilaturahmi secara sederhana di lingkungan pesantren.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

“Sesuai anjuran pemerintah pusat, tahun ini pendopo tidak menggelar open house. Bagi yang mau silaturahmi monggo ke pesantren saja, cangkruan sederhana ala kampung, tapi jam 18.00 WIB ya. Kalau pagi, siang, dan sore masih di kahyangan. Semua karena cinta, ojo lali moco selawat,” tulisnya.

Kebijakan tersebut juga ditegaskan melalui siaran pers Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember. Langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi geopolitik global, khususnya ketidakstabilan di Timur Tengah yang berdampak pada fluktuasi harga minyak dunia.

Gus Fawait menjelaskan, lonjakan harga minyak mentah global berimbas pada meningkatnya beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) pemerintah pusat. Karena itu, ia menilai seruan efisiensi dari pemerintah pusat perlu direspons dengan langkah nyata di daerah.

“Sebagai bagian dari NKRI, kita harus peka terhadap kondisi global. Ketidakstabilan di Timur Tengah membuat harga minyak fluktuatif. Jika konsumsi tidak dikendalikan, beban subsidi negara akan semakin membengkak,” ujarnya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

Ia menegaskan, kebijakan ini bukan karena adanya kelangkaan BBM di Jember. Ketersediaan energi bagi masyarakat dipastikan tetap aman.

Sebagai alternatif, Bupati tetap membuka ruang silaturahmi bagi masyarakat dan jajaran pemerintahan di Pondok Pesantren Nurul Khotib Al Qodiri IV dengan konsep sederhana.

“Tahun ini tidak ada open house di pendopo. Kita kembali ke kesederhanaan. Kalau ada tamu, kami terima di pondok dengan jamuan ala kadarnya. Niat utamanya adalah mendukung gerakan efisiensi pemerintah pusat,” imbuhnya.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jember juga tengah menyiapkan skema kerja dari rumah atau work from home (WFH) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Kebijakan ini ditujukan untuk menekan penggunaan energi, khususnya dari kendaraan dinas dan operasional kantor.

“Kami sedang siapkan skemanya. Mungkin dalam satu minggu ada satu atau dua hari WFH. Dengan pengalaman saat COVID-19 lalu, saya yakin pelayanan publik tetap prima dan tidak akan terganggu,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.