Kamis, 11 Jun 2026 14:47 WIB

Band Asal Malang Rilis Maxi Single Mudra, Representasikan Siklus Kehidupan

  • Penulis : Yanuar D
  • | Minggu, 22 Mar 2026 09:30 WIB
Band asal Malang, Lakuna. (Foto: Lakuna for jatimnow.com)
Band asal Malang, Lakuna. (Foto: Lakuna for jatimnow.com)

jatimnow.com - Band asal Malang, Lakuna, semakin serius menapaki industri musik Tanah Air dengan merilis maxi single bertajuk Mudra. Grup yang aktif sejak 2021 ini digawangi oleh Yoko (vokal), Bagus dan Tian (gitar), Kelfin (keyboard), Aziz (bass), serta Eta (drum).

Lakuna perlahan menemukan identitas musikalnya melalui perpaduan pop alternatif dan folk, yang dibalut distorsi halus serta melodi lembut namun emosional. Maxi single Mudra menjadi pijakan awal perjalanan musikal mereka, sekaligus ruang eksplorasi antara keintiman lirik dan lanskap bunyi yang lebih luas di skena musik alternatif Indonesia.

Baca Juga: Ifan Seventeen Hadirkan Single “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Sederhana dan Emosional

Sebelumnya, Lakuna telah memperkenalkan diri lewat single Buai Raga, yang menonjolkan lirik puitis dan dekat dengan pengalaman sehari-hari. Eksplorasi tersebut berlanjut dalam lagu Mudra, yang lahir dari perenungan tentang eksistensi manusia—mulai dari asal-usul kehidupan, tujuan hidup, hingga akhir perjalanan manusia.

Proses kreatif lagu ini juga dipengaruhi riset Yoko saat menulis naskah drama tentang konsep “kehancuran” dalam berbagai agama dan kepercayaan. Dari sana, Lakuna menggali makna melalui berbagai referensi spiritual, seperti ayat Al-Qur’an “Kun Fayakun”, Matius 19:14, hingga tembang macapat Asmarandhana Aja Turu Sore Kaki, yang memperkuat narasi dan imersi lagu.

“Awalnya saya meneliti berbagai definisi kehancuran dalam agama dan kepercayaan untuk kebutuhan naskah drama. Dari situ justru terbuka perspektif luas tentang bagaimana manusia memandang akhir kehidupan. Di tengah proses itu, lagu Mudra mulai terbentuk,” ujar Yoko.

Secara etimologis, “Mudra” berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti keadaan murni dan kembali pada asal. Makna ini merepresentasikan siklus kehidupan, ketika segala yang ada perlahan luruh menuju kesunyian semesta.

Baca Juga: Komposer Anca Leksmana Rilis Single Persembahan untuk Mendiang Kakak

Maxi single ini memuat dua komposisi, yakni Manungsa ing Pandunga sebagai intro dan Mudra sebagai lagu utama. Lagu pembuka tersebut menggunakan bahasa Jawa sebagai identitas sosial Lakuna, sekaligus menggambarkan hubungan manusia dengan kehidupan dan semesta.

“Manungsa ing Pandunga kami kerjakan pada November 2025 dan hanya butuh sekitar satu minggu, karena sejak awal memang diposisikan sebagai pengantar menuju lagu utama,” jelas Yoko.

Lebih lanjut, Yoko mengungkapkan bahwa Mudra merupakan langkah awal dari proyek musik Lakuna yang lebih besar. Setelah perilisan ini, mereka berencana merilis satu single tambahan sebelum menuju album penuh perdana.

Baca Juga: Rangkum Patah Hati Selama 2 Tahun, Anxieparty Rilis Album Pencarian Peraduan

“Maxi single ini adalah pembuka dari rangkaian cerita menuju album pertama kami. Perjalanan itu sudah dimulai lewat Mudra,” tambahnya.

Maxi single Mudra resmi dirilis pada 22 Maret 2026 dan sudah dapat dinikmati di berbagai platform streaming digital. Rilisan ini menjadi pintu awal bagi pendengar untuk menyelami refleksi tentang kehidupan, sekaligus menantikan karya Lakuna berikutnya yang lebih personal dan mendalam.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.