Senin, 22 Jun 2026 03:29 WIB

Walikota Kediri Dorong Pelestarian Budaya dan Kreativitas Generasi Muda Lewat Festival Musik Patrol

  • Penulis : Bramanta
  • | Sabtu, 21 Mar 2026 09:34 WIB
Walikota Kediri, Vinanda Prameswati saat membuka festival musik patrol di malam takbiran. (Foto: Prokopim for jatimnow.com)
Walikota Kediri, Vinanda Prameswati saat membuka festival musik patrol di malam takbiran. (Foto: Prokopim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gema takbir yang berkumandang menyatu dengan dentuman kentongan alat musik tradisonal lainnya, menciptakan suasana malam yang penuh semangat dan kebersamaan. Festival Musik Patrol Malam Takbir 1447 H resmi diberangkatkan oleh Walikota Kediri Vinanda Prameswati, Jumat (20/3/2026). Sebanyak 54 peserta yang terdiri dari perwakilan 46 kelurahan serta pelajar SMA, SMK, dan MA se-Kota Kediri memeriahkan kegiatan ini.

Peserta akan berkeliling Kota dengan rute start Balaikota Kediri, menuju Jalan Brawijaya, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanudin, Jalan Pemuda, Jalan Hayam Wuruk, dan finish di Balaikota Kediri, Jalan Basuki Rahmad. Tak hanya memainkan kentongan di sepanjang jalan, para peserta juga tampil dengan kostum menarik sesuai tema yang diusung, menambah semarak malam takbiran.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

Walikota Kediri, Vinanda Prameswati menuturkan bahwa malam takbiran merupakan momen istimewa bagi umat Muslim sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Ia berharap seluruh amal ibadah masyarakat selama Ramadan diterima oleh Allah SWT serta dipertemukan kembali dengan Ramadan di tahun-tahun mendatang.

Festival Musik Patrol menjadi upaya bersama dalam melestarikan budaya lokal yang telah ada sejak dahulu. Tradisi mengumandangkan takbir dengan iringan alat musik tradisional seperti kentongan dan beduk diharapkan tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Pemerintah Kota Kediri pun berkomitmen memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berkreasi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Mbak Wali juga mengapresiasi kreativitas para peserta yang tampil dengan beragam kostum menarik, mulai dari busana adat hingga kreasi modern yang dipadukan dengan nuansa tradisional. Menurutnya, hal ini menunjukkan semangat inovasi generasi muda yang patut terus didukung dan dikembangkan. Ia berharap ke depan festival ini dapat semakin meriah, jumlah peserta bertambah, serta menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemudik yang datang ke Kota Kediri.

“Festival ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya lokal. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi ikon Kota Kediri setiap malam takbiran,” ungkapnya.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Sementara itu, Lurah Ngadirejo Heru Sugiarto menuturkan bahwa persiapan Kelurahan Ngadirejo dalam mengikuti festival ini dilakukan dalam waktu enam hari. Meski demikian, antusiasme peserta yang didominasi karang taruna sangat tinggi. Mereka berkolaborasi memadukan alat musik tradisional seperti gamelan dan kentongan dengan hadroh, serta bersama-sama mempersiapkan penampilan hingga berjalan lancar.

"Kita bareng-bareng dalam belajar musik patrol ini, untuk persiapan mengikuti festival ini. Alhamdulillah lancar. Dengan menggunakan alat tradisional ini juga sekaligus melestarikan alat musik tersebut," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.