Rabu, 17 Jun 2026 20:54 WIB

Ponorogo Raih 2 Penghargaan di Bidang Pelayanan Masyarakat dan Wisata

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur/ Foto: Humas Pemkab Ponorogo
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur/ Foto: Humas Pemkab Ponorogo

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menyabet dua penghargaan sekaligus dalam satu pekan. Penghargaan tersebut masing-masing pada bidang pelayanan masyarakat serta wisata.

Untuk penghargaan pertama didapat pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Tingkat Jawa Timur 2018. Penghargaan tersebut diterima Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo di Hotel Shangri-La Surabaya, Senin (22/10/2018) malam.

Sementara penghargaan kedua, Pemkab Ponorogo menyabet anugerah wisata pada hari Selasa (23/10/2018) di hotel Mercure Surabaya. Ponorogo menjadi salah satu Pemkab yang berkomitmen mengembangkan wisata.



"Alhamdulilah, Pemkab Ponorogo meraih dua penghargaan sekaligus. Senin dan Selasa kemarin. Ini berkat doa bersama," kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, Rabu (24/10/2108).

Menurutnya, untuk Kovablik. Yang mendapat penghargaan adalah Program Angkutan Cerdas Sekolah (ACS). Program berbasis aplikasi yang digalakan Pemkab Ponorogo sejak tahun 2017 lalu terbukti inovatif dan efesien dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.

Tak hanya itu, program ini kini menjadi primadona angkutan pelajar di Bumi Reog, serta banyak diaplikasikan sejumlah daerah. Hal tersebut yang membuat program yang digagas pada 2016 silam masuk dalam kategori tata kelola penyelenggaraan pelayanan publik yang efektif,efesien, dan berkinerja tinggi.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor



Ia tidak menyangka program yang ide awalnya hanya untuk mengurangi kecelakaan pelajar itu mendapat apresiasi dan diakui oleh Pemprov Jatim. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada jajaran Sat-lantas Polres Ponorogo dalam mensukseskan program ini.

"Alhamdulillah gagasan ACS (angkutan cerdas sekolah) berbasis aplikasi ini di aprisiasi dan dapat penghargaan," imbuh Ipong.

Ipong mengaku Padahal ide awal gagasan ini untuk megurangi angka kecelakaan pelajar. Ipong juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program ini.

"Terima kasih kepada pak Ricky Purnama Kapolres Ponorogo 2015-2016 yang saat itu bersama saya menggagas ACS ini. Terima kasih juga dengan pak kapolres Radiant dan jajaran lantasnya atas dukungannya selama ini," imbuhnya.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif



Ipong juga mengucapkan terima kasih kepada para pelajar di Ponorogo yang turut mendukung program ini dengan beralih dari menggunakan ACS untuk sarana transportasi ke sekolah.

"Terima kasih kepada anak-anak ku yg penuh dengan kesadaran mau berganti dari tadinnya naik motor beralih ke ACS ini," bangganya.

Ipong mengungkapkan, untuk semakin meningkatkan ACS di Ponorogo, tahun 2019 mendatang pihaknya berencana akan menglontorkan dana hingga Rp 2 miliar, untuk penambahan armada ACS. Hal ini, untuk dapat melayani semua rute pelajar di Ponorogo. ACS sendiri tahun ini mendapatkan anggaran Rp 1,5 Miliar, dan di tahun 2017 lalu mendapatkan anggaran Rp 1,3 miliar.

"Kedepan akan dilakukan penambahan jumlah armada yang di operasikan dan meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan. Tahun 2019 Insya Allah kita tingkatkan sampe 2 miliar," ungkapnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai



Sementara untuk anugerah wisata, Ipong menjelaskan berdasarkan visi dan misi, Pariwisata menempati prioritas pembangunan.

"Visi dan misinya kalau Ponorogo yang lebih maju berbudaya. Kalau dirangku, kan memajukan pariwisat," ujarnya.

Tahun ini, untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk wisata dialokasikan sebesar 10 persen.

"Atau 20 persen dari dana total pembangunan," urainya.

Untuk pemetaan wisata, Ipong mengaku akan lebih menekankan pada wisata budaya. Bukan untuk wisata alam. (ADV/rif)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.