Senin, 15 Jun 2026 15:32 WIB

Lemari Marbot Diduga Jadi Pusat Ledakan di Masjid Pesona Regency Jember

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 17 Mar 2026 22:00 WIB
Ledakan di Masjid Raya Pesona Regency. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Ledakan di Masjid Raya Pesona Regency. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Polisi menjadikan lemari milik marbot sebagai fokus utama dalam penyelidikan kasus ledakan di Masjid Raya Pesona Regency, yang berada di kawasan perumahan Kelurahan/Kecamatan Patrang, Jember.

Peristiwa ledakan tersebut terjadi saat pelaksanaan salat tarawih pada Senin malam, 16 Maret 2026, sekitar pukul 19.30 WIB. Kejadian ini sempat menggegerkan jamaah dan warga sekitar.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Gegana Polda Jawa Timur langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan dilakukan guna memastikan penyebab pasti ledakan.

Ketua takmir masjid, Fadil, turut hadir di lokasi saat proses olah TKP berlangsung. Ia juga dimintai keterangan oleh aparat kepolisian terkait kronologi kejadian, termasuk aktivitas di masjid sebelum ledakan terjadi.

“Handphone saya diamankan polisi untuk pemeriksaan. Saya hanya sempat meminjam sebentar untuk absen kerja,” ujar Fadil kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Menurut Fadil, penyidik menggali informasi secara detail, terutama terkait kondisi area wudhu pria yang menjadi titik ledakan.

Saat proses olah TKP, Fadil melihat sebuah lemari besi berukuran kecil dalam kondisi hancur dan tidak lagi berbentuk. Polisi menduga lemari tersebut merupakan pusat ledakan.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Lemari itu diketahui biasa digunakan untuk menyimpan barang milik marbot, seperti sarung dan perlengkapan pribadi lainnya.

Namun, Fadil mengaku tidak mengetahui secara pasti isi lemari pada malam kejadian. Pasalnya, akses penyimpanan tersebut dikelola oleh petugas kebersihan masjid.

Di sekitar lokasi, juga ditemukan kaleng biskuit dalam kondisi rusak dan terlempar dari titik ledakan. Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah benda tersebut memiliki kaitan langsung dengan insiden tersebut.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Selain memeriksa saksi, polisi juga mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) masjid sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Kata polisi, rekaman CCTV hanya untuk kepentingan penyidikan dan tidak boleh disebarkan,” tambah Fadil, yang sempat dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lanjutan.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mendalami penyebab ledakan. Polisi belum menyimpulkan apakah insiden tersebut disebabkan oleh unsur kesengajaan atau faktor lainnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.