Senin, 22 Jun 2026 22:46 WIB

Jangan Keliru! Ini Bacaan Niat Zakat Fitrah Lengkap dan Keutamaannya

Zakat Fitrah beras (ilustrasi)
Zakat Fitrah beras (ilustrasi)

jatimnow.com - Memasuki penghujung Ramadhan, umat Islam bersiap menunaikan kewajiban tahunan yang tak terpisahkan dari ibadah puasa, yakni Zakat Fitrah. Ditunaikan mulai awal Ramadhan hingga batas akhir sebelum salat Idul Fitri dilaksanakan, zakat ini biasanya disalurkan melalui panitia masjid, lembaga amil zakat resmi, atau langsung kepada mustahik di lingkungan sekitar.

Bukan sekadar menggugurkan kewajiban finansial, Zakat Fitrah ditunaikan untuk menyucikan jiwa orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia, sekaligus memastikan kaum duafa bisa ikut bersukacita di hari raya.

Baca Juga: Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah di Kota Madiun

Agar ibadah ini sah dan diterima, umat Islam wajib melafalkan niat yang tepat saat menyerahkan beras sebesar 2,5 kg (atau 3,5 liter).

Bacaan Niat Zakat Fitrah Lengkap

Niat adalah rukun utama dalam berzakat. Tanpa niat, harta yang dikeluarkan hanya akan dihitung sebagai sedekah biasa. Berikut adalah daftar bacaan niat Zakat Fitrah yang bisa diamalkan sesuai peruntukannya:

 

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsî fardhan lillaahi ta'alaa.

Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta'ala."

 

Niat Zakat Fitrah untuk Istri

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'alaa.

Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta'ala."

 

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii (sebutkan nama) fardhan lillaahi ta'alaa.

Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala."

Baca Juga: Beda Pendapat Ulama soal Zakat Fitrah Diganti Uang, Simak Penjelasan Gus Fahrur

 

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii (sebutkan nama) fardhan lillaahi ta'alaa.

Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala."

 

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Seluruh Keluarga

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'annii wa 'an jamii'i maa yalzamunii nafaqatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'alaa.

Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta'ala."

Baca Juga: Polres Bojonegoro Salurkan 689 Paket Beras Zakat Fitrah untuk Warga Kurang Mampu

Keutamaan Dahsyat Zakat Fitrah

Banyak yang mengira Zakat Fitrah sekadar rutinitas menjelang Lebaran. Padahal, jika ditelaah lebih dalam, ibadah ini memiliki keutamaan (fadhilah) yang sangat besar bagi individu maupun sosial. 

Di antaranya untuk menyucikan jiwa dan pahala puasa. Selama sebulan berpuasa, manusia tidak luput dari ucapan kotor, amarah, atau perbuatan sia-sia yang mengurangi pahala puasa. Zakat fitrah hadir sebagai "penambal" dan penyuci dari kekurangan tersebut.

Keutamaan lainnya adalah membahagiakan kaum duafa. Islam mengajarkan solidaritas tinggi. Zakat Fitrah memastikan tidak ada satu pun umat Islam yang kelaparan atau bersedih di hari kemenangan Idul Fitri.

Selain itu, Zakat Fitrah juga sebagai bukti syukur atas nikmat umur. Membayar zakat fitrah adalah bentuk syukur paripurna kepada Allah SWT karena telah diberikan kesehatan dan kesempatan untuk menyelesaikan puasa Ramadhan sebulan penuh.

Hadis tentang Tujuan Zakat Fitrah

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhuma, ia berkata:

"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari perkataan sia-sia dan kata-kata kotor, serta untuk memberi makan orang-miskin. Barang siapa menunaikannya sebelum salat (Id), maka itu adalah zakat yang diterima. Namun, barang siapa menunaikannya setelah salat (Id), maka itu hanyalah sedekah biasa." (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.