Senin, 15 Jun 2026 00:15 WIB

Petasan Meledak di Blitar, Dua Pelajar Dilarikan ke Rumah Sakit

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 17 Mar 2026 13:52 WIB
Polisi lakukan olah TKP di lokasi ledakan petasan di Blitar. (Foto: Polres Blitar for jatimnow.com)
Polisi lakukan olah TKP di lokasi ledakan petasan di Blitar. (Foto: Polres Blitar for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ledakan petasan terjadi di Desa Tapan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, pada Selasa (17/3/2026) dini hari. Suara ledakan keras sempat mengejutkan warga sekitar.

Ledakan ini diketahui berasal dari area belakang sebuah musala yang berada di desa tersebut. Akibat peristiwa ini, dua pelajar mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Salah seorang warga, Ladi mengatakan suara ledakan terdengar cukup keras hingga membuat warga sekitar panik dan penasaran dengan sumber suara tersebut. Suara ledakan ini terdengar hingga beberapa kali dari arah lokasi kejadian yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya.

Usai mendengar suara ledakan, warga kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk mengetahui apa yang terjadi. Saat tiba di tempat kejadian, warga mendapati dua pelajar sudah terkapar dengan kondisi mengalami luka bakar cukup serius.

“Suaranya sampai empat kali, cukup keras. Setelah itu warga sini ramai-ramai datang ke lokasi. Waktu sampai di sana sudah ramai dan ada yang terluka bakar,” ujarnya.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Sementara itu, Kapolsek Udanawu AKP Ahmad Rochan membenarkan adanya peristiwa ledakan petasan yang menyebabkan dua pelajar mengalami luka-luka. Kedua korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit oleh warga dan petugas untuk mendapatkan penanganan medis.

“Dua korban yang masih berstatus pelajar langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” jelasnya.

Saat melakukan olah tempat kejadian perkara, petugas kepolisian juga menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk membuat petasan atau mercon. Barang bukti yang ditemukan di antaranya bubuk mercon serta beberapa selongsong kertas yang rencananya akan diisi dengan bahan peledak tersebut.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Saat ini, kasus ledakan mercon tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kejadian serta asal-usul bahan peledak yang digunakan.

“Informasi yang kami terima, mercon itu meledak saat akan dimasukkan ke dalam selongsong. Di lokasi juga ditemukan empat selongsong yang masih belum terisi,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.