Kamis, 18 Jun 2026 02:42 WIB

Cerita Bocah 7 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Bendo Mongal Kediri

  • Penulis : Yanuar D
  • | Senin, 16 Mar 2026 21:50 WIB
Pencarian bocah tenggelam oleh Basarnas. (Istimewa)
Pencarian bocah tenggelam oleh Basarnas. (Istimewa)

jatimnow.com - Seorang anak dilaporkan tenggelam di Sungai Bendo Mongal yang berada di Dusun Tiron, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Minggu (15/3/2026) siang. Hingga Senin (16/3/2026), proses pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Trenggalek.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Korban bernama Arfan Hamada (7), warga Kediri yang merupakan siswa kelas 1 MI Selotopeng, diketahui bermain di sungai bersama seorang temannya.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Saat itu korban sempat berenang di Sungai Bendo Mongal sebelum diduga tenggelam dan terbawa arus.

Menurut Djoko, teman korban pulang lebih dulu tanpa memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tua korban karena takut dimarahi. Hingga akhirnya sekitar pukul 17.30 WIB, orang tua dan warga mulai mencari korban di sepanjang sungai karena mengetahui kebiasaan Arfan yang sering memancing di Sungai Bendo Mongal.

Pencarian awal membuahkan petunjuk setelah warga menemukan sepeda korban di area menuju sungai.

Sekitar pukul 21.00 WIB, warga kemudian menelusuri teman yang sebelumnya bermain bersama korban. Teman tersebut akhirnya mengaku bahwa korban sempat berenang sebelum tenggelam di sungai.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

Laporan kejadian diterima oleh BPBD Kabupaten Kediri pada pukul 21.45 WIB. Tim BPBD kemudian langsung berangkat menuju lokasi dua menit kemudian dan tiba di tempat kejadian sekitar pukul 22.13 WIB.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Kediri, pemerintah desa, pihak kepolisian dari Polsek Banyakan, unsur tiga pilar, serta warga setempat terus melakukan pencarian dengan menyusuri bantaran sungai.

“Upaya pencarian dilakukan dengan metode susur sungai serta koordinasi dengan perangkat desa dan pihak terkait,” demikian keterangan petugas BPBD di lapangan.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

Untuk memperkuat operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), BPBD Kabupaten Kediri juga meminta bantuan personel dari Basarnas Trenggalek.

“Hari ini operasi SAR dibuka dengan bantuan personel dari Basarnas Trenggalek,” ujar Djoko.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.