Selasa, 16 Jun 2026 00:02 WIB

Dua Pekan Diburu Polisi, Ayah Tiri Bejat Pengaborsi Bayi Diringkus

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 23 Okt 2018 19:50 WIB
Tersangka MW saat digiring ke Mapolres Ponorogo.
Tersangka MW saat digiring ke Mapolres Ponorogo.

jatimnow.com – Setelah diburu dua pekan, pria yang diduga menghamili anak tirinya sekaligus mengaborsi bayi yang dikandung anak tirinya tersebut, ditangkap Satreskrim Polres Ponorogo.

Ayah tiri bejat itu berinisial MW (35) asal Ponorogo. Dia ditangkap Selasa (23/10/2018) di tempat persembunyiannya di daerah Gedangan, Sidoarjo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Di sana (Gedangan, Sidoarjo) pelaku menumpang di rumah sudaranya," ungkap Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Maryoko.

Menurut Maryoko, perburuan terhadap MW tidak mudah. Sebab dari penyelidikan awal, pihaknya mendapat informasi bahwa pelaku sempat bersembunyi di Jombang dan Banyuwangi.

Setelah mendatangi tempat yang dimaksud, sang pelaku tidak ada di sana.

"Dia (MW, red) mengakui semua perbuatannya saat kami amankan," beber Maryoko.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Setelah ditangkap, Tim Satreskrim Polres Ponorogo langsung membawa pelaku ke Mapolres Ponorogo menggunakan mobil. Sampai di mapolres, pelaku langsung diperiksa intensif oleh Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak).

Pelaku sendiri diburu Satreskrim Polres Ponorogo saat mereka menerima laporan adanya orok bayi di dalam selokan. Laporan itu sampai ke mereka pada 8 Oktober 2018 lalu. Setelah identifikasi dan olah TKP, pelaku mengerucut pada MW.

Pelaku ini diduga kuat menghamili anak tirinya yang tinggal serumah dengannya hingga hamil.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Setelah kedapatan hamil, MW memaksa anak tirinya untuk mengaborsi bayi yang dikandungnya tersebut.

Setelah proses aborsi selesai, MW membuang orok bayi itu ke dalam selokan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.