Musrenbang RKPD 2027, Pelayanan Dasar Jadi Fokus Pemerintahan Mas Dhito
jatimnow.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan pelayanan dasar kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kediri Tahun 2027.
Hal itu disampaikan Mas Dhito usai membuka Musrenbang RKPD di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Rabu (11/3/2026).
Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri
“Fokusnya bagaimana kita memberikan pelayanan kepada masyarakat di era perkembangan zaman yang ada dan tidak menafikan hal-hal yang sifatnya mendasar,” kata Mas Dhito.
Menurutnya, pelayanan dasar yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Kediri meliputi sektor pendidikan dan kesehatan. Di bidang kesehatan, selain peningkatan pelayanan di puskesmas, pemerintah daerah juga memberi perhatian pada penguatan layanan di dua rumah sakit daerah.
Mas Dhito menyebut, RSUD Kabupaten Kediri (RSKK) Pare yang saat ini berstatus rumah sakit tipe B didorong memiliki kelengkapan peralatan medis setara rumah sakit tipe A. Sementara itu, RSUD Simpang Lima Gumul (SLG) direncanakan menjadi rumah sakit pendidikan.
Selain kesehatan, sektor infrastruktur juga menjadi fokus pembangunan. Mas Dhito mengakui masih banyak ruas jalan di Kabupaten Kediri yang mengalami kerusakan, terutama saat musim hujan.
“Ruas jalan rusak kita masih banyak dan penyebab utamanya Over Dimension Over Loading (ODOL) dari truk,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi kerusakan jalan terlihat lebih parah pada jalur yang sering dilintasi kendaraan bertonase berlebih. Sedangkan pada ruas jalan yang tidak dilalui truk ODOL, kerusakan relatif tidak terlalu signifikan.
Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini
Mas Dhito menargetkan perbaikan sejumlah ruas jalan rusak tersebut dapat diselesaikan secara bertahap hingga tahun 2027.
“Memang fiskal kita terbatas, tapi ini soal prioritas,” ucapnya.
Selain itu, pelayanan dasar lain yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kediri adalah sektor sosial dan kebencanaan. Penanganan bencana, khususnya banjir, masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.
Menurut Mas Dhito, salah satu kendala penanganan banjir adalah kewenangan pengelolaan sungai yang tidak seluruhnya berada di bawah pemerintah kabupaten, melainkan sebagian menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar
Meski begitu, upaya mitigasi bencana tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.
Ia juga menyinggung dampak gangguan cuaca akibat siklon tropis yang sempat terjadi beberapa waktu terakhir di wilayah Kabupaten Kediri. Meski saat ini intensitas hujan mulai menurun, ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri tetap meningkatkan kewaspadaan.
“Jadi masih harus meningkatkan kewaspadaan untuk teman-teman BPBD dan tim di Pemerintah Kabupaten,” tandasnya.
Editor : Yanuar D