Senin, 08 Jun 2026 17:36 WIB

Ranu Regulo Semeru Ditutup Saat Libur Lebaran, Ini Penyebabnya

Suasana di Wisata Ranu Regulo TNBTS. (Foto: Aris/jatimnow.com)
Suasana di Wisata Ranu Regulo TNBTS. (Foto: Aris/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wisata Ranu Regulo di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dipastikan ditutup selama periode libur Lebaran 2026. Penutupan dilakukan akibat potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih melanda wilayah tersebut.

Keputusan penutupan ini diambil pengelola TNBTS berdasarkan perkiraan cuaca dan imbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Baca Juga: PMI Surabaya Latih Relawan Antisipasi Hantavirus dan Wabah

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, cuaca ekstrem diprediksi terjadi di sejumlah kawasan taman nasional, termasuk jalur menuju Ranu Regulo.

Menurutnya, analisis BMKG menunjukkan kondisi cuaca dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer. Di antaranya aktifnya monsun Asia, gangguan atmosfer seperti low pressure, Madden Julian Oscillation (MJO), serta equatorial Rossby yang melintasi wilayah Jawa Timur. Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Selat Madura juga memicu ketidakstabilan atmosfer di wilayah Jawa Timur.

“Mempertimbangkan perkiraan dan himbauan dari BMKG, maka kunjungan ke Ranu Regulo ditutup total hingga batas waktu yang belum ditentukan,” kata Rudijanta Tjahja Nugraha saat ditemui di Kantor BB-TNBTS, Malang, Senin (9/3/2026).

Penutupan wisata Ranu Regulo diberlakukan mulai 8 Maret hingga 31 Maret 2026, yang bertepatan dengan periode libur Hari Raya Idul Fitri 2026.

Bagi wisatawan yang telah membeli tiket secara online melalui laman resmi bromotenggersemeru.id untuk periode tersebut, pengelola memberikan opsi reschedule atau penjadwalan ulang kunjungan.

“Untuk mekanisme reschedule akan disampaikan menjelang kepastian objek wisata dibuka kembali,” ujarnya.

Rudijanta menegaskan, kebijakan penutupan ini diambil demi menjamin keselamatan dan kenyamanan wisatawan dari potensi bencana alam yang dipicu cuaca ekstrem.

Baca Juga: Cuaca Probolinggo Panas dan Lembap, BPBD Ingatkan Dampak Kemarau Panjang

"Kami ingin memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung dari ancaman bencana alam yang dipicu oleh cuaca ekstrem berupa tingginya intensitas hujan, tanah longsor, pohon tumbang, dan angin kencang,” terangnya.

Sebagai informasi, Ranu Regulo merupakan danau wisata yang berada di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, dan masih satu kawasan dengan Gunung Semeru.

Destinasi ini dikenal sebagai alternatif wisata alam yang mirip dengan Ranu Kumbolo. Bahkan, Ranu Regulo tetap dibuka saat pendakian ke puncak Gunung Semeru ditutup akibat aktivitas vulkanik.

Pengelola TNBTS menyebut jarak Ranu Regulo sekitar 8 kilometer dari puncak Gunung Semeru, sehingga relatif aman dari dampak langsung erupsi.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2024 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta ketentuan dari Kementerian Kehutanan, tarif masuk Ranu Regulo untuk wisatawan domestik sebesar Rp24 ribu pada hari kerja dan Rp34 ribu saat akhir pekan.

Baca Juga: BPBD Kota Kediri Selesaikan Penanganan Dampak Hujan Angin Jumat Sore

Sementara bagi wisatawan yang ingin berkemah dikenakan tarif Rp29 ribu per orang pada hari kerja dan Rp39 ribu saat hari libur.

Adapun wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp205 ribu per orang untuk kunjungan biasa, serta Rp210 ribu bagi turis yang ingin berkemah.

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sendiri berada di empat wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Lumajang.

Terdapat empat pintu masuk utama menuju kawasan ini, yakni melalui Desa Ngadisari (Probolinggo), Desa Ngadas (Malang), Desa Wonokitri (Pasuruan), serta Desa Ranupani (Lumajang) yang juga menjadi pintu pendakian menuju Gunung Semeru.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.