Senin, 15 Jun 2026 04:00 WIB

Banjir Rendam Jalur Utama Mudik dan Objek Wisata Pantura Lamongan

Kondisi banjir di Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kondisi banjir di Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Banjir Lamongan masih belum menunjukan tanda-tanda akan surut. Pantauan terbaru, banjir juga menggenangi akses jalan utama menuju zona wisata Lamongan.

Banjir setinggi 60 cm terpantau merendam Jalan Sukodadi - Paciran tepatnya di Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Intensitas hujan lebat dalam sepekan terakhir membuat debit air meningkat drastis. 

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Jalur tersebut menjadi sangat penting sebagai jalur mudik dan momen libur lebaran. Namun, genangan air yang cukup dalam ini mulai melumpuhkan aktivitas lalu lintas.

"Banyak sepeda motor mogok, harapanya semoga pemerintah bisa membenahi, entah di pompa atau dilakukan perbaikan irigasi," harap salah satu pengguna jalan, Joko, Senin (9/3/2026).

Menurut warga setempat, meski wilayah ini sudah tergenang selama kurang lebih empat bulan, kondisi saat ini dinilai yang paling parah. 

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Banjir kali ini cukup dalam. Banyak motor yang mogok karena air masuk ke mesin," ujar Tomo, salah seorang warga di lokasi.

Warga dan pengguna jalan mendesak pemerintah daerah maupun provinsi untuk segera melakukan penanganan darurat. Mereka berharap ada langkah nyata berupa peninggian badan jalan di titik-titik rawan banjir agar jalur alternatif ini dapat dilalui dengan aman dan nyaman, terutama saat arus mudik Lebaran mendatang.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Untuk mempercepat penanganan banjir, Pemkab Lamongan dan Pemprov Jatim mulai intens memantau situasi Pintu Air Kuro. 

Disana sudah terdapat tiga pompa permanen Pemprov total kapasitas 6000 liter/detik, dua pompa Balai Brantas total 2000 liter/detik, pompa Pemkab Lamongan kapasitas 500 liter/detik, dan pompa mobile satu unit kapasitas 500 liter/detik.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.