Selasa, 16 Jun 2026 00:29 WIB

Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Kawal Dana MBG dari APBN

Anggota DPR Indah Kurniawati memberikan arahan secara daring dalam sosialisasi program MBG di Sidoarjo. (Foto: BGN for JatimNow.com)
Anggota DPR Indah Kurniawati memberikan arahan secara daring dalam sosialisasi program MBG di Sidoarjo. (Foto: BGN for JatimNow.com)

jatimnow.com - Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurniawati, meminta masyarakat terlibat aktif mengawasi distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini bertujuan memastikan anggaran negara yang dialokasikan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil di wilayah Jawa Timur.

Dalam sosialisasi di Gedung Serbaguna PT Karya Bintang Mandiri, Sidoarjo, Selasa (7/3), Indah mengingatkan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada pengawasan di lapangan.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Ia memandang partisipasi warga sebagai kunci agar tidak ada penyimpangan distribusi gizi.

"Program ini dibiayai lewat APBN. Artinya, ini uang rakyat yang dikembalikan lagi ke rakyat. Masyarakat punya tanggung jawab moral untuk memastikan pelaksanaannya berjalan lurus," ujar Indah Kurnia saat memberikan arahan secara daring.

Berbeda dengan persepsi umum, jangkauan program ini mencakup kelompok rentan lainnya.

Indah menjelaskan bahwa intervensi gizi ini merupakan strategi jangka panjang untuk memutus rantai stunting. Targetnya jelas, yakni menciptakan generasi yang mampu bersaing di masa depan.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

"Sasaran kita meluas, tidak terbatas pada anak sekolah saja. Ibu hamil dan kelompok masyarakat tertentu yang kekurangan gizi masuk dalam prioritas. Kita ingin mencetak SDM Indonesia yang tangguh dan sehat," tambahnya.

Senada dengan hal itu, Tenaga Ahli Direktorat Tata Kelola Pemenuhan Gizi, Surya Windari, memaparkan bahwa asupan gizi seimbang menjadi fondasi utama pertumbuhan anak.

Kehadiran negara melalui makanan bergizi ini diharapkan mampu menambal celah ketimpangan nutrisi yang selama ini terjadi di daerah.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Sosialisasi ini juga berfungsi sebagai kanal bagi warga Sidoarjo untuk memberikan umpan balik langsung kepada pemerintah.

Perangkat desa, termasuk Lurah Penambangan Helmy Firmansyah, turut hadir untuk mensinkronkan data di tingkat akar rumput.

Dengan pemahaman yang lebih baik, warga diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pasif, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam mengoptimalkan kualitas sajian dan ketepatan waktu distribusi makanan di lapangan.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.