Rabu, 17 Jun 2026 10:56 WIB

Penampakan Ikan Lele Jumbo Lamongan, Lelang Tembus Rp45 Juta

Penampakan juara 1 Lele Jumbo Lamongan (foto: Adyad/jatimnow.com)
Penampakan juara 1 Lele Jumbo Lamongan (foto: Adyad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kontes Lele Lamongan (Kolela) dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Lamongan sukses mencuri perhatian masyarakat. Lele dengan berat 10,2 kg sukses menjadi juara 1, dengan harga lelang mencapai Rp45 juta.

Lele tersebut milik Tony dari Desa Plosowahyu. Juara II diraih Panji dari Desa Sukobendu, Kecamatan Sugio berat 9,75 kg. sedangkan juara III diraih Ihsan dari Kecamatan Mantup dengan berat 7,5 kg.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

Kegiatan ini digelar sebagai upaya membangkitkan ekonomi lokal berbasis penguatan identitas Kabupaten Lamongan yakni Ikan Lele. Selain kontes bobot lele juga ada festival pecel lele.

Usai diumumkan, lele para juara tersebut kemudian dilelang. Juara 1 ditebus Rp25 juta oleh Helmy Reza atau keluarga besar Masjid Namira.

Kemudian leleng juara 2 dimenangkan Pradita Aditya dengan nilai Rp20 juta. Hasil lelang nantinya akan disalurkan dengan kegiatan bhakti sosial.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan kegiatan ini akan menjadi sarana yang tepat memperkenalkan potensi budidaya ikan lele di Lamongan.

Baca Juga: Festival Kupatan 2026 di Lamongan, Upaya Pelestarian Tradisi Warga Pantura

"Kegiatan ini tidak hanya memeriahkan Ramadan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi perikanan Lamongan kepada masyarakat luas,” katanya, Minggu (8/3/2026).

Pak Yes sapaan akrabnya menambahkan, lele memiliki filosofi yang erat dengan kehidupan masyarakat Lamongan.

Ikan lele dikenal lincah, mampu bertahan dalam berbagai kondisi, serta memiliki daya hidup yang kuat. Nilai-nilai tersebut dinilai mencerminkan semangat masyarakat Lamongan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Baca Juga: Salurkan Hasil Lelang Kolela, PWI Lamongan Gelar Bukber dan Bagi Takjil

"Lele melambangkan keuletan dan kelincahan. Selain itu, ada pesan bahwa ketika sudah mampir melihat, jangan main-main,” ujarnya.

Sementara Ketua PWI Lamongan, Kadam Mustoko mengatakan kontes lele yang menjadi salah satu agenda penutup Ramadan Meriah digelar sebagai upaya mengangkat potensi ekonomi lokal di sektor perikanan.

"Kontes lele ini menjadi ruang untuk menampilkan potensi budidaya lele di Lamongan sekaligus mendorong nilai ekonomi bagi para peternak,” katanya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.