Jumat, 19 Jun 2026 21:13 WIB

Mas Dhito Gagas Pendirian Kawasan Budidaya di Kabupaten Kediri

  • Penulis :
  • | Sabtu, 07 Mar 2026 13:40 WIB
Mas Dhito saat bertemu dengan jajaran pengurus dan anggota Koperasi Produsen Peternak Unggas Kediri (KPPUK). (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat bertemu dengan jajaran pengurus dan anggota Koperasi Produsen Peternak Unggas Kediri (KPPUK). (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebagai salah satu sentra budidaya ayam petelur, peternak layer di Kabupaten Kediri masih menghadapi kendala lahan pendirian kandang yang ideal untuk pengembangan usaha sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah.

Menyikapi kondisi ini, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berharap di periode kedua kepemimpinannya, pihaknya dapat menyelesaikan persoalan yang masih dialami para peternak ayam petelur ini dalam melakukan pengembangan usaha.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

"Kemarin dari DKPP mengajukan untuk melakukan kajian kawasan industri peternakan, ini bagus tapi mengapa tidak sekalian kawasan budidaya," kata Mas Dhito saat bertemu dengan jajaran pengurus dan anggota Koperasi Produsen Peternak Unggas Kediri (KPPUK), Jumat (6/3/2026).

Dengan pendirian kawasan budidaya tersebut menurut Mas Dhito tidak hanya mengatasi persoalan peternak layer. Sebab, kawasan budidaya itu juga bisa mencakup budidaya sektor lain seperti perikanan air tawar maupun pertanian.

Di Kabupaten Kediri, populasi layer atau ayam petelur per 6 Maret 2026 ada 7.569.539 ekor dengan produksi telur 5.917.100 kg/bulan. Dari jumlah produksi itu Kediri tiap bulannya mengalami surplus karena kebutuhan telur hanya  891.700 kg/bulannya.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Adapun, jumlah peternak unggas besar di Kediri hingga saat ini kurang lebih ada 60 orang dan untuk pengusaha kecil/mikro kurang lebih mencapai 2.800 orang. Dari usaha ini, anggota KPPUK dapat menyerap tenaga kerja antara 1000-1200 orang.

"Anggota KPPUK saat ini sebarannya pasti masih tidak tersentralisasi, ini perlu nanti dijadikan satu kawasan dan 2026 ini dibuat kajiannya," tambah Mas Dhito.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Sementara itu Ketua KPPUK Eko Sanjoyo mengapresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan oleh Mas Dhito untuk kemajuan KPPUK. Diakui Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) terus melakukan pendampingan.

"kami berharap KPPUK ini dapat terus bersinergi dan mendukung program-program pemerintah daerah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kediri secara luas," ucapnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.