Truk vs KA Blambangan Ekspres di Probolinggo: Jadwal Kereta Surabaya Telat Berjam-jam
- Penulis : Dadang Kurnia
- | Jumat, 06 Mar 2026 17:17 WIB
jatimnow.com - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Kereta Api (KA) Blambangan Ekspres dengan sebuah truk di perlintasan sebidang wilayah Probolinggo berdampak signifikan terhadap operasional kereta api. Insiden ini menyebabkan jadwal kedatangan sejumlah kereta di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengalami keterlambatan parah hingga nyaris tiga jam.
Peristiwa nahas tersebut terjadi tepatnya di perlintasan sebidang KM 109 + 860, yang berada di petak jalan antara Stasiun Probolinggo dan Stasiun Leces. Proses evakuasi kendaraan yang melintang di jalur rel memaksa perjalanan kereta lain harus ditahan demi keselamatan.
Baca Juga: KAI Daop 8 Surabaya Tutup 4 Perlintasan Liar di Sidoarjo dan Bojonegoro
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para penumpang yang terdampak gangguan operasional ini.
“KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama," ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Mahendro menegaskan, setiap kejadian di lintas harus dipastikan penanganannya secara menyeluruh sebelum jalur kembali dinyatakan aman untuk dilalui.
Mahendro mengungkapkan, proses evakuasi truk dan sterilisasi jalur mengakibatkan efek domino pada dua perjalanan kereta api yang menuju Surabaya.
Baca Juga: Cegah Kecelakaan Maut, KAI Daop 8 Surabaya Tutup 139 Perlintasan Sebidang Liar
KA Mutiara Timur (relasi Ketapang - Surabaya Gubeng) mengalami keterlambatan paling parah, yakni mencapai 172 menit atau hampir 3 jam dari jadwal kedatangan normal.
Kemudian Commuterline Supas (relasi Probolinggo - Surabaya Kota) tertahan dan mengalami keterlambatan hingga 123 menit atau sekitar 2 jam.
Setelah tim lapangan berjibaku melakukan evakuasi bangkai truk dan pemeriksaan rel secara menyeluruh, KAI memastikan jalur di petak Probolinggo-Leces kini sudah kembali bisa dilewati.
Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Catat 44 Insiden Sepanjang 2025 hingga Awal 2026
"Pengaturan operasional kereta api pun mulai berangsur normal menyesuaikan kondisi antrean di lapangan," ucapnya.
Mahendro pun mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk tidak nekat menerobos perlintasan sebidang dan selalu mendahulukan perjalanan kereta api.
"Disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di perlintasan sebidang sangat penting. Pastikan kondisi aman sebelum melintasi rel untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta menjaga keselamatan bersama," tutup Mahendro.
Editor : Ni'am Kurniawan