Kamis, 18 Jun 2026 02:28 WIB

Bupati Gus Fawait Minta Warga Jember Tak Terpancing Isu Kelangkaan BBM

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 06 Mar 2026 13:30 WIB
Foto: Bupati Jember, Muhammad Fawait gelar rakor bersama pihak terkait. (Sugianto/jatimnow.com)
Foto: Bupati Jember, Muhammad Fawait gelar rakor bersama pihak terkait. (Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com-Bupati Jember Muhammad Fawait meminta masyarakat tidak terpancing isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan memicu antrean di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Untuk merespons situasi tersebut, Fawait menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Pertamina, Hiswana Migas, serta sejumlah pihak terkait pada Kamis malam (5/3/2026). Dalam pertemuan itu, pemerintah memastikan ketersediaan BBM di Jember dalam kondisi aman bahkan melimpah.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Fawait menjelaskan, kekhawatiran masyarakat dipicu oleh isu global terkait ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah yang dinilai berpotensi mengganggu jalur distribusi energi dunia. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut tidak berdampak pada pasokan BBM di Kabupaten Jember.

“Kami menyadari adanya kekhawatiran masyarakat akibat konflik internasional yang mengganggu jalur logistik global. Namun, berdasarkan data lapangan dari Pertamina, stok BBM untuk wilayah Jember sangat mencukupi,” ujar Fawait dalam keterangan daring.

Ia juga menegaskan bahwa situasi saat ini berbeda dengan kondisi beberapa bulan lalu ketika pasokan BBM sempat terganggu akibat faktor cuaca dan pembangunan infrastruktur.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Aktivitas SPBU di Probolinggo Normal

Menurutnya, berdasarkan data yang ada, stok BBM di Jember lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat. Bahkan jika terjadi peningkatan permintaan, Pertamina telah menyatakan siap menambah pasokan.

“Tidak perlu panik. Stok kita aman dan melimpah. Kami bersama Pertamina tidak akan tinggal diam jika ada peningkatan kebutuhan; stok akan langsung ditambah jika diperlukan,” tegasnya.

Fawait mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying karena justru dapat memicu kelangkaan semu di pasar.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik Tajam, Ojol hingga Mahasiswa di Kediri Kecewa

Ia berharap klarifikasi resmi tersebut dapat meredakan kekhawatiran masyarakat sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas warga Jember tetap berjalan normal.

Selain itu, masyarakat juga diminta lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar, khususnya di media sosial, agar tidak mudah terpancing kabar yang belum tentu benar.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.