Selasa, 16 Jun 2026 01:40 WIB

Cara Audrey, Siswi SD Cikal Taklukkan Emosi Lewat Desain

Audrey, siswi berkebutuhan khusus SD Cikal Serpong yang menembus keterbatasan lewat desain kebaya encim dan seni visual untuk kelola emosi. (Foto: Sekolah Cikal/jatimnow.com)
Audrey, siswi berkebutuhan khusus SD Cikal Serpong yang menembus keterbatasan lewat desain kebaya encim dan seni visual untuk kelola emosi. (Foto: Sekolah Cikal/jatimnow.com)

jatimnow.com - Garis dan warna menjadi jembatan bagi Audrey untuk bicara dengan dunia. Murid kelas 6 SD Cikal Serpong ini membuktikan bahwa diagnosis anak berkebutuhan khusus bukan penghalang untuk melahirkan karya komersial.

Lewat jemarinya, karakter populer seperti Chutki bertransformasi mengenakan Kebaya Encim yang anggun.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

Bagi Audrey, menggambar bukan sekadar mengisi waktu luang. Aktivitas ini adalah katarsis untuk mengurai benang kusut emosi yang seringkali sulit ia sampaikan secara verbal.

"Aku suka sekali menggambar untuk mengekspresikan hal yang aku suka. Saat sedih, aku tuangkan apa yang membuatku sedih ke kertas. Begitu juga saat senang, aku gambar karakter yang aku ingat," ujar Audrey melalui siaran tertulisnya, Jumat (06/3/2026).

Kreativitas Audrey mencapai puncaknya saat ia bersentuhan dengan program Social Studies Functional. Ketertarikannya pada kontras warna Kebaya Encim membawanya pada sebuah proyek desain yang serius.

Ia tidak hanya menggambar di atas kertas, namun mengaplikasikan kreasinya ke berbagai produk gaya hidup.

Dalam pameran Assembly Year 6, Audrey meluncurkan lini produk bertema Betawi. Mulai dari tas, knot bag, outer, hingga lanyard hasil desainnya dipamerkan dan dijual kepada publik.

Proses ini melatih sisi tanggung jawab dan komitmennya untuk menyelesaikan sebuah proyek dari ide hingga menjadi barang jadi.

Baca Juga: Tren Kecantikan 2026, Rever Academy Surabaya Rilis Gaya Ikonik

"Saat menggambar, aku belajar fokus dan menyelesaikan tanggung jawab. Aku juga jadi lebih kreatif, misalnya mengubah karakter Spongebob menjadi versi perempuan," tambahnya.

Keberanian Audrey untuk tampil tak lepas dari ekosistem di SD Cikal Serpong. Ia merasa diterima tanpa syarat, yang membuatnya nyaman mengeksplorasi bakat lain seperti menari.

Audrey menyebut pola belajar Challenging Choices membantunya tetap tangguh meski harus menghadapi situasi yang tidak selalu ia sukai setiap hari.

Awi, Homeroom Kelas 6 SD Cikal Serpong, menyaksikan langsung transformasi besar pada diri anak didiknya selama dua tahun terakhir. Menurutnya, perkembangan Audrey dalam mengelola emosi dan fleksibilitas sosial sangat signifikan.

Baca Juga: Indomobil eMotor QT Meluncur di Surabaya, Motor Listrik Stylish Rp16 Jutaan

"Audrey kini jauh lebih mampu mengontrol diri. Dia anak yang periang, penyayang, dan punya selera seni yang sangat kuat. Fokusnya sangat tinggi saat sedang berkarya," ungkap Awi.

Awi menambahkan bahwa kemampuan Audrey menghafal pola dan jadwal juga meningkat pesat. Hal ini memudahkan Audrey untuk membaur dalam berbagai kegiatan sekolah di luar rutinitas harian, membuktikan bahwa ruang yang suportif adalah kunci bagi anak berkebutuhan khusus untuk bersinar dengan caranya sendiri.

 

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.