Minggu, 21 Jun 2026 21:38 WIB

Tiga SPPG di Jember Disanksi BGN, Gus Fawait Beri Arahan Dari Makkah

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 04 Mar 2026 11:14 WIB
Foto: Bupati Jember Muhammad Fawait saat memberikan pengarahan ke pengelola SPPG. (Syakur/jatimnow.com)
Foto: Bupati Jember Muhammad Fawait saat memberikan pengarahan ke pengelola SPPG. (Syakur/jatimnow.com)

jatimnow.com-Meski tengah menunaikan ibadah umroh, Bupati Jember Muhammad Fawait tetap memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Melalui sambungan Zoom Meeting dari Tanah Suci, ia memberikan arahan kepada para pengurus atau kepala dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berkumpul di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (3/3/2026).

Dalam arahannya, Gus Fawait menyoroti evaluasi ketat yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap operasional SPPG di Jember. Ia menegaskan, BGN tidak segan menjatuhkan sanksi kepada dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan.

Baca Juga: Petani Jember Belum Rasakan Manfaat Ekonomi Program MBG

“Bagi dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan, maka akan ada sanksi tegas dari BGN,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterima terdapat tiga dapur SPPG di Jember yang mendapat sanksi BGN. Sanksi tersebut diberikan karena menu yang disajikan dinilai tidak sesuai ketentuan selama bulan Ramadan.

“Kemarin saya dapat kabar, ada tiga dapur yang di-suspend oleh BGN karena dinilai memberikan menu yang tidak sesuai selama Ramadan ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Puji Program MBG, Bupati Jember: Bukan Sekadar Pemenuhan Gizi

Pemerintah Kabupaten Jember, lanjut Fawait, mendukung penuh langkah tegas pemerintah pusat demi menjaga kualitas asupan gizi bagi anak-anak dan penerima manfaat lainnya. Menurutnya, standar pelayanan harus dijalankan secara konsisten agar tujuan program MBG benar-benar tercapai.

“Saya sebagai kepala daerah tentu mendukung keputusan dari BGN,” tegasnya.

Ia berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh pengelola SPPG di Jember agar lebih disiplin dalam menjalankan standar operasional. Fawait juga mengimbau agar seluruh pihak memprioritaskan kepentingan dan hak anak-anak sebagai penerima manfaat program.

Baca Juga: Monopoli Suplier Menjadi Penyebab Dapur SPPG di Tulungagung Tutup Sementara

“Saya berharap tidak ada lagi dapur yang di-suspend oleh BGN. Ayo berikan pelayanan terbaik bagi anak-anak kita,” tandasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Jember berencana memberikan penghargaan pada akhir tahun kepada SPPG dengan kinerja dan pelayanan terbaik. Langkah ini diharapkan dapat memotivasi seluruh pengelola dapur untuk terus meningkatkan kualitas layanan distribusi makanan bergizi di Kabupaten Jember.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.