Minggu, 21 Jun 2026 11:06 WIB

Mengenal Robusca dan TransLiteria, Cara Kota Kediri Dorong Ekosistem Literasi Baru

  • Penulis :
  • | Minggu, 01 Mar 2026 10:00 WIB
Wali Kota Kediri saat melihat Robusca. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Wali Kota Kediri saat melihat Robusca. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Kediri Vinanda menghadirkan Roeang Baca Buku di Cafe (Robusca) sebagai inovasi yang mampu mendorong budaya literasi dan minat baca di tengah masyarakat. Robusca pertama kali hadir di Ngangeni.Id yang terletak di Kelurahan Kaliombo, Sabtu (28/2/2026).

Kehadiran Robusca menjadi langkah strategis untuk mendekatkan masyarakat dengan buku dalam suasana yang santai dan nyaman. Hal ini juga sejalan dengan visi Kota Kediri MAPAN, yakni pada misi Produktif.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

"Saya menyampaikan apresiasi atas inisiasi adanya Robusca. Ini adalah inovasi yang bagus. Dimana cafe biasanya hanya dikenal tempat makan dan minum tetapi di sini kita lihat bisa menjadi ruang diskusi, interakai dan literasi," ujarnya.

Mbak Vinanda mengungkapkan adanya ruang baca di cafe ini bukan hanya simbol, namun harus benar-benar hidup. Di tengah perkembangan zaman, budaya membaca harus terus dijaga. Membaca menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Harapannya semakin banyak cafe yang berkolaborasi dengan Disarpus untuk menyediakan ruang baca. Tidak hanya menyediakan buku secara fisik namun juga buku digital. Sebab saat ini banyak anak-anak lebih suka memgang gadget.

“Adanya buku digital juga salah satu upaya meningkatkan literasi. Semoga ke depan tidak hanya ruang baca namun juga ada kelas menulis, bedah buku maupun bedah karya. Jadi cafe lebih hidup lagi tidak sekedar tempat makan dan minum," ungkapnya.

Wali kota termuda ini juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan tela menginisiasi program Robusca dan Transliteria yang berkolaborasi dengan Dishub, Diskominfo dan kafe untuk menghadirkan ekosistem baca gaya baru di Kota Kediri. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa membangun budaya literasi tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu adanya kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan tentu saja generasi muda.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

“Semoga ke depan program ini terus berkembang tidak hanya di Cafe Ngangeni ini saja. Diharapkan cafe ini menjadi tempat lahirnya gagasan-gagasan dari generasi muda. Sehingga cafe ini juga dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita," pungkasnya.

Kepala Disarpus Chevy Ning Suyudi mengatakan untuk mendorong budaya literasi dan meningkatkan minat baca, selain Robusca ada pula Transportasi Literasi Ceria (TransLiteria). Para peserta diajak membaca buku di atas Bus Satria dengan berkeliling Kota Kediri. Selama perjalanan para peserta juga dijelaskan landmark Kota Kediri. Program ini telah berjalan dan peserta yang ingin bergabung bisa mendaftar melalui link yang dibagikan. Sementara Robusca, mendekatkan layanan Disarpus ke cafe-cafe.

Untuk cafe yang menyediakan ruang baca, Disarpus akan menyediakan buku dan raknya. Termasuk sistem untul baca buku digital dan lainnya.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

"Kita dekatkan perpustakaan ini di cafe. Karena trendnya anak muda ini lebih suka untuk bersosialisasi di cafe," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Disarpus dengan Dinas Perhubungan mengenai program Transportasi Literasi Ceria (TransLiteria). Lalu dengan Diskominfo mengenai dukungan layanan. Serta dengan Ketua Karang Taruna mengenai Robusca.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.