Senin, 22 Jun 2026 01:37 WIB

Mbak Vinanda Sidak Sentra Takjil di Kediri, Pastikan Jajanan Aman dan Terawasi

  • Penulis :
  • | Senin, 23 Feb 2026 21:15 WIB
Mbak Vinanda saat keliling ke pedagang takjil di Kota Kediri. (Foto: Tania for jatimnow.com)
Mbak Vinanda saat keliling ke pedagang takjil di Kota Kediri. (Foto: Tania for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan di sejumlah sentra takjil, aman. Hari ini, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melakukan sidak di kawasan Sekartaji, Pasar Bandar, dan GOR Joyoboyo, Senin (23/2/2026).

Sidak tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Kota Kediri dan BPOM Kediri. Mbak Vinanda turut berkeliling lapak takjil untuk memastikan jajanan yang dikonsumsi masyarakat aman dan layak.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

Dari hasil pengujian terhadap 56 sampel makanan, ditemukan satu jenis makanan berupa kerupuk yang terindikasi mengandung pewarna berbahaya. Pedagang yang bersangkutan langsung diberi peringatan dan diminta menghentikan penjualan.

“Hasil sidak hari ini, dari BPOM ditemukan salah satu makanan terindikasi adanya pewarna makanan yang berbahaya. Tadi sudah diinformasikan kepada pedagangnya untuk tidak berjualan,” ujar Mbak Vinanda.

Ia menyampaikan, hasil uji di sentra takjil lainnya, yakni di GOR Joyoboyo dan Pasar Bandar, menunjukkan seluruh sampel makanan dalam kondisi aman dikonsumsi. Meski demikian, Pemkot Kediri memastikan pengawasan tidak berhenti pada satu kali sidak.

“Pemantauan ini akan terus dilakukan secara berkala selama bulan puasa, agar masyarakat merasa aman dan tidak ragu saat membeli takjil,” tegasnya.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Kepala BPOM Kediri, Winanto, menjelaskan bahwa bahan berbahaya yang terdeteksi merupakan pewarna kain yang tidak diperbolehkan untuk pangan. Pihaknya mengedepankan pendekatan pembinaan kepada pelaku UMKM.

“Kami lakukan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada pedagang. Selanjutnya akan ditelusuri sumber produk tersebut, baik distributor maupun pabriknya,” jelas Winanto.

BPOM dan Dinas Kesehatan Kota Kediri juga mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas memilih pangan dengan menerapkan prinsip Cek KLIK, yakni cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Dinas Kesehatan pun akan terus melakukan pengawasan berkelanjutan untuk memastikan keamanan masyarakat.

"Kita akan terus melakukan pengawasan berkelanjutan untuk memastikan keamanan makanan yang dijual dan dikonsumsi masyarakat," tandas Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Fahmi Adi Priyantoro, SpPD.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.