Sabtu, 20 Jun 2026 03:33 WIB

Kementerian PU Bangun 50 Bendung dan Revitalisasi Pasar Tanjung Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 23 Feb 2026 08:20 WIB
Foto: Menteri PU Dody Hanggodo saat kunker ke Jember (Diskominfo/jatimnow.com))
Foto: Menteri PU Dody Hanggodo saat kunker ke Jember (Diskominfo/jatimnow.com))

jatimnow.com-Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember, Minggu (22/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah pusat memprogramkan pembangunan 50 bendung serta revitalisasi Pasar Tanjung sebagai bagian percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

Program ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat perekonomian di Kota Tembakau sekaligus menjawab persoalan kebencanaan dan konektivitas wilayah.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Dody menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur Jember.

“Kami akan bekerja bersama Pak Bupati. Ada 16 jembatan dan 50 bendung yang akan ditangani secara kolaboratif antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat. Ini menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Dody, kunjungan tersebut juga dilatarbelakangi laporan mengenai kondisi darurat infrastruktur di sejumlah titik di Jember. Ia memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi riil serta menyusun langkah percepatan penanganan.

Selain pembangunan bendungan dan jembatan, Kementerian PU juga mendukung rencana pelebaran jalan nasional dari Tanggul menuju Kota Jember guna meningkatkan konektivitas dan mobilitas barang serta jasa.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Tak hanya itu, revitalisasi Pasar Tanjung menjadi salah satu fokus utama. Dody menekankan desain pasar harus mengedepankan identitas lokal.

“Fasad pasar harus mencerminkan identitas Jember, bukan wajah Jakarta. Kearifan lokal harus nampak dalam arsitektur pasar tradisionalnya,” tegasnya.

Pembangunan akan dimulai setelah Detail Engineering Design (DED) rampung. Pemerintah juga diminta melakukan sosialisasi intensif kepada pedagang agar aktivitas ekonomi tetap berjalan selama proses revitalisasi berlangsung.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat tersebut.

“Kami berterima kasih atas komitmen pemerintah pusat. Infrastruktur adalah fondasi utama untuk menekan kemiskinan ekstrem, membuka akses ekonomi, dan meningkatkan daya saing daerah,” ungkapnya.

Dengan dukungan tersebut, Pemkab Jember berharap percepatan pembangunan infrastruktur mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.