Selasa, 16 Jun 2026 11:01 WIB

Respon Aduan Warga, Sat Samapta Polres Kediri Kota Bubarkan Kegiatan SOTR

Foto: Polres Kediri Kota saat membubarkan kegiatan SOTR. (Polres Kediri Kota/jatimnow.com)
Foto: Polres Kediri Kota saat membubarkan kegiatan SOTR. (Polres Kediri Kota/jatimnow.com)

jatimnow.com-Satuan Samapta Polres Kediri Kota membubarkan kegiatan Sahur On The Road (SOTR) di Desa Datengan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jumat (20/3/2026) dini hari. Pembubaran dilakukan menyusul aduan masyarakat terkait konvoi sahur menggunakan sound system berukuran besar yang dinilai mengganggu ketertiban.

Kasat Samapta Polres Kediri Kota, AKP Priyo Hadistyo menegaskan, pihaknya secara resmi melarang kegiatan SOTR selama Ramadan 1447 Hijriah guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

“Larangan SOTR ini karena bisa memicu keributan antar kelompok ketika di jalan. Jika masih ada yang melangsungkan SOTR, seperti terpantau di wilayah Grogol menggunakan kendaraan pikap dan gerobak ditarik sepeda motor, tentu ini sangat membahayakan keselamatan. Polisi akan melakukan penindakan sesuai aturan yang ada,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

Sebagai tindak lanjut, Sat Samapta menggelar patroli rutin yang akan dilakukan setiap hari selama Ramadan. Tim yang diterjunkan berasal dari Unit Raimas dan Unit Backbone Samapta. Menurut Priyo, patroli dilakukan secara acak dan dinamis untuk menjangkau seluruh titik rawan yang telah dipetakan, termasuk jalur yang kerap dijadikan lokasi SOTR dan potensi tawuran.

Baca Juga: Pelaku Pecah Kaca di Mrican Kediri Dibekuk, Tas Digondol Saat Korban Makan Sate

“Patroli dilakukan secara acak dan dinamis. Setiap pelanggaran akan kami tindak tegas namun tetap humanis,” tegasnya.

Petugas di lapangan juga memberikan edukasi dan imbauan kepada para remaja agar tidak melakukan konvoi sahur dengan knalpot bising maupun sound system besar yang dapat mengganggu kenyamanan warga. Priyo juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengisi waktu sahur dengan kegiatan positif di lingkungan masing-masing tanpa harus turun ke jalan secara berkelompok. Dengan patroli intensif ini, Polres Kediri Kota berharap situasi keamanan selama Ramadan tetap aman, tertib, dan kondusif.

Baca Juga: Polres Kediri Kota Tangkap 2 Pelaku Pengeroyokan di Ngronggo

“Tidak perlu melakukan aksi turun ke jalan. Lebih baik melaksanakan sahur di rumah atau masjid di lingkungan sendiri agar situasi tetap kondusif,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.