Sabtu, 20 Jun 2026 12:32 WIB

Kawal Gizi Anak, Tenaga Ahli DPR Ajak Warga Mojokerto Awasi MBG

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 17 Feb 2026 15:28 WIB
Tenaga Ahli DPR RI ajak warga Desa Bicak, Mojokerto aktif awasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto/jatimnow.com)
Tenaga Ahli DPR RI ajak warga Desa Bicak, Mojokerto aktif awasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Upaya mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 kini menyentuh akar rumput di Kabupaten Mojokerto.

Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah berambisi memutus rantai stunting yang selama ini menghantui tumbuh kembang anak-anak di pedesaan.

Baca Juga: AceKid Masuk Indonesia, Usung Susu Formula dari Susu Segar

Namun, keberhasilan agenda besar ini mustahil tercapai jika masyarakat hanya menjadi penonton pasif.

Dalam sosialisasi yang berlangsung di Kantor Desa Bicak, Jumat (13/2), Tenaga Ahli DPR RI, M. Sam’ani Kurniawan, yang mewakili Wakil Ketua Komisi IX DPR RI M.

Yahya Zaini, mengatakan bahwa peran warga sangat penting. Masyarakat bukan sekadar penerima manfaat, melainkan pengawas lapangan agar distribusi gizi sampai ke sasaran yang tepat.

Langkah ini menjadi bagian dari agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang kekurangan asupan nutrisi.

Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan terus bergerak ke daerah-daerah untuk memastikan informasi mengenai program strategis ini diterima secara utuh oleh warga.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

"Program Makan Bergizi Gratis merupakan solusi nyata untuk mempercepat penurunan angka stunting dan gizi buruk. Kami butuh bantuan Ibu dan Bapak sekalian untuk ikut mengawasi jalannya program ini di lingkungan masing-masing agar hasilnya optimal," ujar Sam’ani di hadapan warga Desa Bicak.

Sam’ani menambahkan, investasi terbaik sebuah bangsa bukan pada infrastruktur fisik semata, melainkan pada kualitas manusia.

Dengan asupan gizi yang terjamin, anak-anak di desa diharapkan memiliki daya saing yang setara dengan masyarakat perkotaan.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

"Dukungan serta pengawasan bersama adalah kunci. Jika kita bergerak serentak, persoalan gizi buruk bisa kita tekan secara signifikan demi masa depan generasi yang lebih hebat," pungkasnya.

Pertemuan ini menjadi pengingat bagi warga bahwa kesehatan anak adalah fondasi utama pembangunan ekonomi desa di masa depan.

Kesadaran kolektif untuk memenuhi standar gizi kini menjadi misi bersama antara pemerintah pusat dan masyarakat lokal.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.