Minggu, 14 Jun 2026 10:47 WIB

Susul Ayah Mancing, Bocah 4 Tahun di Lamongan Tewas Tenggelam

Warga saat memberi pertolongan pertama kepada korban anak tenggelam di Kecamatan Deket, Lamongan. (Foto: Istimewa)
Warga saat memberi pertolongan pertama kepada korban anak tenggelam di Kecamatan Deket, Lamongan. (Foto: Istimewa)

jatimnow.com – Duka mendalam menyelimuti sebuah keluarga di Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, setelah anak mereka yang masih berusia 4 tahun ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di sungai, Senin (16/2/2026).

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Korban sebelumnya berpamitan untuk pulang ke rumah usai menyusul ayahnya yang sedang memancing di sungai dekat tempat tinggal mereka.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Kapolsek Deket, AKP Ahmad Khusen, menjelaskan sebelum kejadian korban sempat bermain bersama teman-temannya. Sekitar pukul 11.00 WIB, korban pulang ke rumah dan berniat mencari sang ayah.

“Setiba di rumah sekitar pukul 11.15 WIB, korban kemudian menyusul ayahnya yang memancing di sungai ujung desa,” terang AKP Khusen.

Setelah bertemu, korban berpamitan untuk kembali pulang. Namun hingga pukul 11.30 WIB, korban tidak kunjung tiba di rumah. Ayah korban pun melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Baca Juga: Dalam Tiga Bulan, Polres Lamongan Ciduk 40 Pengedar Narkotika

“Saat mencari, ayah korban menemukan sepasang sandal jepit milik korban mengapung di sungai dekat rumah,” ungkapnya.

Mengetahui hal tersebut, ayah korban langsung meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian. Tak berselang lama, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar sungai.

“Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jarak antara rumah korban dengan lokasi sungai sekitar 30 meter,” jelas Kapolsek.

Baca Juga: Pria Asal Gresik Ajak Anak dan Istri Curi Pompa Air di Lamongan

Atas kejadian tersebut, AKP Khusen mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas bermain anak, khususnya di sekitar area sungai dan perairan terbuka.

“Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya dan berharap peristiwa serupa tidak terulang. Sebagai langkah pencegahan, kami juga memasang spanduk imbauan di sekitar sungai,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.