Sabtu, 13 Jun 2026 06:43 WIB

Lupakan Soft Skills! Prof Yusak Unusa Ungkap Rahasia Softbrain Engineer 2026

Prof. Mohamad Yusak Anshori resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Manajemen Unusa. (Foto: Humas Unusa/jatimnow.com)
Prof. Mohamad Yusak Anshori resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Manajemen Unusa. (Foto: Humas Unusa/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dunia manajemen konvensional kini mendapat tantangan baru. Profesor Mohamad Yusak Anshori, dalam pengukuhannya sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen pertama di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Sabtu (14/2), melontarkan gagasan provokatif, yakni pelatihan soft skills saja tidak lagi cukup bagi organisasi modern.

Pria kelahiran Kediri ini memperkenalkan konsep Softbrain Engineer, sebuah pendekatan yang melampaui sekadar pengembangan perilaku di permukaan.

Baca Juga: Tujuh Mahasiswa UNUSA Lulus Program INTENSE Taiwan

Menurutnya, kegagalan banyak organisasi dalam beradaptasi seringkali berakar pada pengabaian kondisi psikologis dan mekanisme kerja otak manusia yang menjalankan sistem tersebut.

"Perubahan perilaku sering kali bersifat sementara karena tidak menyentuh akar masalahnya, yaitu cara manusia berpikir dan merespons tekanan. Kita perlu beralih ke Softbrain Skills," ujar Prof. Yusak dalam orasi ilmiahnya di Auditorium Unusa.

Konsep ini menitikberatkan pada empat pilar utama, yakni regulasi emosi, kelincahan kognitif, kecerdasan kolaboratif, dan resiliensi emosional.

Baginya, memahami proses kognitif adalah kunci untuk membangun sumber daya manusia yang mampu bertahan di tengah ketidakpastian global yang kian ekstrem.

Gelar Guru Besar ini bukan sekadar atribut akademik. Prof. Yusak membuktikan dedikasinya lewat produktivitas yang mencengangkan. Ia berhasil menerbitkan lebih dari 30 buku manajemen hanya dalam satu tahun terakhir.

Baca Juga: Pramuka Jatim Dapat Jalur Khusus Masuk Fakultas Kedokteran Unusa

Karya-karyanya merupakan sintesis dari pengalaman panjangnya memimpin korporasi dan refleksi mendalam di dunia akademik.

Rektor Unusa, Prof. Triyogi Yuwono, menilai bahwa pemikiran ini sangat relevan dengan strategi transformasi kampus yang dirangkum dalam jargon GREATS (Growth, Reputation, Empowerment, Advancement, Transformation, dan Sustainability).

"Organisasi masa depan tidak bisa hanya mengandalkan kecanggihan teknologi. Kita butuh manusia dengan ketahanan mental dan kecerdasan emosional yang matang. Gagasan Softbrain Engineer menghadirkan sisi humanistik dalam manajemen," ungkap Prof. Triyogi.

Baca Juga: Unusa Gandeng KCGI Jepang Garap Sistem Kuliah Berbasis AI

Melalui jalan sunyi penelitiannya, suami dari Sadworo Ramadani ini berupaya mengembalikan posisi manusia sebagai pusat dari setiap organisasi.

Ia berharap konsep ini tidak mandeg di rak perpustakaan kampus, melainkan menjadi basis kurikulum pendidikan nasional dan pelatihan kepemimpinan di Indonesia.

Pengukuhan ini menandai babak baru bagi Unusa dan dunia manajemen nasional. Di tangan Prof. Yusak, manajemen bukan lagi soal mengejar angka secara mekanistik, melainkan seni mengelola potensi otak dan hati demi keberlanjutan sebuah institusi.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.