Minggu, 21 Jun 2026 07:01 WIB

Persik Kediri Kembali Ngungsi Saat Jamu PSIM Yogyakarta, Bentrok 2019 Jadi Alasan

  • Penulis :
  • | Rabu, 11 Feb 2026 15:25 WIB
Ketua Panpel Persik Kediri, Tri Widodo saat dikonfirmasi. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Ketua Panpel Persik Kediri, Tri Widodo saat dikonfirmasi. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri kembali menjadi tim musafir saat menjamu PSIM Yogyakarta, di pekan ke-21 Super League 2025/2026. Tidak turunnya izin dari pihak kepolisian setempat menjadi penyebab Macan Putih tak dapat memainkan laga kandang tersebut di Stadion Brawijaya.

Ketua Panpel Persik Kediri, Tri Widodo saat dikonfirmasi membenarkan terkait kabar kurang baik tersebut. Persik Kediri pun akan menggunakan, Gelora Joko Samudro Gresik sebagai venue pertandingan pada Jumat 13 Februari 2026 nanti.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

"Polres Kediri Kota tak memberikan izin  karena history yang kurang baik, sebab kedua tim sempat terlibat bentrok pada tahun 2019 lalu saat keduanya bertanding di kompetisi Liga 2 lalu. Karena pihak kepolisian Polres Kediri Kota tidak memberikan izin, jadi mau tak mau Persik Kediri harus mencari venue pengganti, dan Stadion Gelora Joko Samudro menjadi pilihan venue pengganti tersebut," ujarnya, Rabu (11/2/2026)

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Lebih lanjut, pria yang identik dengan kumis lebat tersebut menyampaikan, jika dalam pertandingan antara Persik Kediri melawan PSIM Yogyakarta akan berlangsung tanpa penonton.

"Jadi pertandingan digelar tanpa adanya penonton. Baik itu penonton tuan rumah maupun tim tamu," terangnya.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

Seperti diketahui, ini menjadi momen kali ketiga Persik Kediri menjadi tim musafir pada musim 2025-2026. Pertama saat Persik Kediri bermain menghadapi Madura United, lalu berikutnya menghadapi Persebaya Surabaya dan yang akan datang ini menghadapi PSIM Yogyakarta.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.