Senin, 22 Jun 2026 17:07 WIB

Distribusi Pupuk 2026 di Kediri Dipastikan Aman, Alokasi Naik Signifikan

  • Penulis :
  • | Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB
Pertanian di Kabupaten Kediri. (Istimewa)
Pertanian di Kabupaten Kediri. (Istimewa)

jatimnow.com – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri memastikan distribusi pupuk bersubsidi tahun 2026 dalam kondisi aman. Alokasi pupuk tahun ini bahkan mengalami peningkatan signifikan.

Kepastian tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri, Sukadi, saat menghadiri tasyakuran swasembada pangan sekaligus penyerahan alat mesin pertanian (alsintan), Kamis (6/2/2026).

Baca Juga: Kemensos Puji SMA SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School Gagasan Mas Dhito

Menurut Sukadi, tambahan alokasi pupuk ini menjadi bagian dari program prioritas Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Selain itu, luasan lahan pertanian organik di Kabupaten Kediri juga akan diperluas.

“Terkait program prioritas daripada Mas Bup untuk pupuk tahun 2026 ini, ada tambahan pupuk 9.000 ton dibanding dengan tahun 2025. Untuk lahan pertanian organik yang sebelumnya 80 hektare, tahun ini insyaallah akan ada tambahan 67 hektare,” ujarnya.

Dispertabun Kabupaten Kediri mencatat, alokasi pupuk bersubsidi yang siap didistribusikan pada awal tahun 2026 meliputi pupuk Urea sebanyak 35.721.000 kilogram, NPK Ponska 45.629.000 kilogram, pupuk organik 5.858.000 kilogram, serta ZA 1.483.000 kilogram.

Pengawas Alsintan Dispertabun Kabupaten Kediri, Slamet, menambahkan bahwa dibandingkan alokasi awal tahun 2025, pupuk Urea mengalami penambahan 906.000 kilogram atau naik 2,6 persen. Sementara pupuk NPK Ponska bertambah 7.002.000 kilogram atau meningkat 18,12 persen. Kenaikan paling signifikan terjadi pada pupuk organik yang bertambah 2.780.000 kilogram atau naik 90,3 persen.

Baca Juga: 73 Persen Lulusan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School Tembus PTN Jalur SNBT

Sebagai perbandingan, alokasi pupuk di awal tahun 2025 tercatat pupuk Urea sebesar 34.815.000 kilogram, NPK Ponska 38.627.000 kilogram, pupuk organik 3.078.000 kilogram, sedangkan pupuk ZA belum mendapatkan alokasi.

Slamet menjelaskan, berdasarkan hasil rapat antara Dispertabun Kabupaten Kediri dengan distributor, pendistribusian pupuk secara bertahap telah dilakukan sejak awal 2026 melalui kios-kios resmi di seluruh wilayah Kabupaten Kediri.

“Untuk data serapan Januari 2026 sebenarnya sudah ada, namun secara global masih dalam proses penyusunan. Kami menunggu data lengkap di awal Februari. Jika di perjalanan nanti terjadi kekurangan pupuk, Dispertabun akan mengajukan usulan tambahan alokasi ke provinsi maupun pusat,” jelasnya.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Untuk menjamin ketersediaan pupuk bagi petani, Dispertabun Kabupaten Kediri terus bersinergi dengan Pupuk Indonesia selaku produsen, pelaku usaha distribusi (PUD), Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS), serta para penyuluh pertanian.

Saat ini, Kabupaten Kediri memiliki 1.352 kelompok tani (poktan) yang mengelola lahan pertanian dan mengusulkan kebutuhan pupuk bersubsidi.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.