Minggu, 21 Jun 2026 13:43 WIB

Kukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Jaranan, Mbak Vinanda Dorong Pelestarian Budaya Lokal

  • Penulis :
  • | Minggu, 01 Feb 2026 15:10 WIB
Suasana pengukuhan Pengurus Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri Wahyu Krida Budaya Masa Bhakti 2025–2028. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Suasana pengukuhan Pengurus Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri Wahyu Krida Budaya Masa Bhakti 2025–2028. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri Wahyu Krida Budaya Masa Bhakti 2025–2028. Prosesi pengukuhan berlangsung di Jalan Dhoho, bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD), Minggu (1/2/2026).

Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh masyarakat yang memadati kawasan CFD sebagai wujud dukungan Pemerintah Kota Kediri terhadap pelestarian seni dan budaya tradisional, khususnya kesenian jaranan.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

Dalam kesempatan itu, Sugito resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri Wahyu Krida Budaya. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Umum beserta seluruh pengurus yang telah dikukuhkan.

“Selamat kepada Bapak Sugito atas amanah barunya. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan membawa kemajuan bagi kesenian jaranan di Kota Kediri,” tutur Mbak Vinanda.

Mbak Vinanda menegaskan bahwa kesenian jaranan bukan sekadar seni pertunjukan, melainkan warisan budaya yang mengandung nilai sejarah serta identitas daerah, khususnya Kota Kediri. Selain itu, kesenian jaranan juga mencerminkan nilai kebersamaan yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

Dengan dikukuhkannya pengurus baru Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri, Wali Kota termuda ini berharap organisasi tersebut dapat menjadi wadah pembinaan, pelestarian budaya, serta peningkatan kualitas kesenian jaranan. Menurutnya, inovasi dalam seni pertunjukan sangat penting agar kesenian jaranan terus berkembang dan diminati oleh masyarakat lintas generasi.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

“Cerita dalam kesenian jaranan perlu dikemas secara menarik dan mengikuti perkembangan zaman, sehingga generasi muda, mulai dari anak TK, SD, hingga SMP, dapat memahami nilai dan pesan yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.

Mbak Vinanda juga mendorong adanya kolaborasi dalam penyampaian cerita, termasuk penggunaan bahasa yang mudah dipahami, agar anak-anak tertarik mempelajari dan mencintai kesenian jaranan sejak dini. Pasalnya, kesenian jaranan mengandung nilai-nilai sejarah dan moral yang penting untuk dikenalkan kepada generasi penerus.

Terakhir, Mbak Vinanda berpesan agar para pengurus tetap menjaga etika serta nilai-nilai luhur dalam pelestarian kesenian jaranan. Ia juga mendorong inovasi berkelanjutan agar kesenian jaranan dapat dikenal lebih luas, termasuk oleh wisatawan mancanegara melalui pengemasan yang kreatif dan komunikatif.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

“Amanah ini memang tidak ringan. Namun saya yakin, dengan kekompakan dan kerja sama seluruh pengurus, kesenian jaranan Pecut Samandiman ke depan dapat semakin dikenal dan dibanggakan,” imbuhnya.

Acara ini turut dihadiri Ketua Umum Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri Wahyu Krida Budaya Sugito, Ketua Panitia Hanif, para pengurus yang baru dikukuhkan, serta para seniman dan pelaku budaya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.