Minggu, 21 Jun 2026 01:37 WIB

Banjir Luapan Genangi Jalan di Trenggalek, Air Sempat Masuk Rumah Warga

  • Penulis :
  • | Sabtu, 31 Jan 2026 08:10 WIB
Foto: Kondisi banjir yang terjadi di Trenggalek. (BPBD/jatimnow.com)
Foto: Kondisi banjir yang terjadi di Trenggalek. (BPBD/jatimnow.com)

jatimnow.com-Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi kemarin malam hingga lebat menyebabkan banjir di wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Air sungai meluap dan menggenangi Jalan Raya Gandusari–Kampak. Banjir juga masuk ke kawasan pemukiman warga. Saat ini banjir telah surut dan warga dapat kembali beraktivitas.

Kalaksa BPBD Trengalek, Stefanus Triadi mengatakan banjir terjadi Jumat (30/1/2026) malam sekitar pukul 18.30 WIB. Sebelumnya hujan deras terjadi di wilayah tersebut. Ketinggian air di jalan raya mencapai sekitar 30 hingga 40 sentimeter dan sempat masuk ke salah satu rumah warga dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Sebelumnya hujan deras terjadi dan menyebabkan air di sungai meluap," ujarnya, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Pihak BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, satu kepala keluarga dengan total lima jiwa terdampak akibat genangan air di rumahnya. Tim Reaksi Cepat (TRC) multisektor yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, serta masyarakat setempat segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemantauan tinggi muka air dan penanganan awal.

"Sekitar pukul 20.00 WIB, genangan air di Jalan Raya Gandusari–Kampak telah surut sepenuhnya. Kondisi di rumah warga yang sempat tergenang juga sudah kembali normal dan dilakukan pembersihan," tuturnya.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat hujan deras berlangsung dalam waktu cukup lama.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.