Jumat, 12 Jun 2026 18:47 WIB

Klaim JHT Tak Perlu Antre, Pekerja Surabaya Cairkan via JMO

Klaim JHT dengan saldo hingga Rp15 juta dapat diajukan langsung melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Klaim JHT dengan saldo hingga Rp15 juta dapat diajukan langsung melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pekerja yang menunggu pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) kini tak lagi harus meluangkan waktu datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Sejak Mei 2025, klaim JHT dengan saldo hingga Rp15 juta dapat diajukan langsung melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). Perubahan ini memberi napas lega bagi peserta yang membutuhkan akses cepat, praktis, dan minim biaya.

Baca Juga: 1.900 Petugas Sensus Ekonomi Surabaya Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kebijakan tersebut berdampak langsung pada ribuan pekerja, khususnya mereka yang sudah pensiun, berhenti bekerja, atau tengah menghadapi masa transisi ekonomi.

Lewat ponsel, peserta dapat mengajukan klaim kapan saja tanpa terikat jam layanan kantor.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa, Adventus Edison Souhuwat, menyebut digitalisasi layanan ini sebagai respons atas kebutuhan peserta yang kian dinamis.

“Peserta dengan saldo JHT di bawah Rp15 juta sekarang bisa mengajukan klaim lewat JMO tanpa datang ke kantor. Prosesnya ringkas, cepat, dan bisa dilakukan dari mana pun,” ujar Edison yang akrab disapa Sonny.

Aplikasi JMO sendiri menjadi pintu utama layanan digital BPJS Ketenagakerjaan. Di dalamnya, peserta dapat mengecek saldo, memahami manfaat program, hingga mengajukan klaim JHT dalam beberapa langkah.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Perluas Perlindungan Pekerja BPU

Layanan ini mencakup kondisi pensiun, pemutusan hubungan kerja, cacat total tetap, hingga klaim bagi ahli waris.

Tak berhenti di klaim, JMO juga memuat simulasi perhitungan JHT dan Jaminan Pensiun, pendaftaran peserta Bukan Penerima Upah serta Pekerja Migran Indonesia, pembaruan data kepesertaan, hingga akses informasi mitra layanan.

BPJS Ketenagakerjaan turut menyematkan program tambahan berupa promo dan fasilitas perumahan pekerja.

Baca Juga: Ratusan Siswa TITL SMKN 5 Surabaya Terlindungi JKK dan JKM

Salah satu fitur yang mendapat perhatian ialah Sertakan. Melalui fitur ini, peserta dapat mendaftarkan pekerja di sekitar mereka, seperti asisten rumah tangga, sopir pribadi, tukang kebun, atau petugas keamanan, agar memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Langkah ini menunjukkan pergeseran layanan dari loket ke layar ponsel, sekaligus membuka jalan perlindungan yang lebih luas.

Dengan akses yang semakin mudah, BPJS Ketenagakerjaan berharap pekerja bisa fokus menjalani hidup dan pekerjaan tanpa dibayangi kekhawatiran, sejalan dengan semangat Kerja Keras Bebas Cemas.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.