Minggu, 21 Jun 2026 02:33 WIB

Warisan Jadi Motif Pembunuhan Keji Ayah ke Anak Sendiri di Lamongan

Foto: Barang bukti tabung elpiji, alat yang dibuat terduga pelaku menghabisi nyawa korban. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Barang bukti tabung elpiji, alat yang dibuat terduga pelaku menghabisi nyawa korban. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Polisi akhirnya menguak motif dari kasus pembunuhan yang dilakukan ayah ke anaknya sendiri di Desa Sidogembul, Kecamatan Sukodadi, Lamongan.

Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman mungungkapkan bahwa alasan terduga pelaku SM (76) tega menghabisi nyawa putranya sendiri S (52) bermula dari cekcok persoalan warisan.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

"Motifnya sakit hati dan kecewa terhadap korban," ungkap Kapolres Lamongan, Senin (26/1/2026).

Kapolres menyebut warisan yang dipersoalkan merupakan peninggalan dari orang tua teduga pelaku atau kakek korban.

"Kesimpulan ini kami dapat setelah mendengar kesaksian dari istri dan ibu korban, memang keduanya memiliki hubungan yang kurang harmonis," katanya.

Dari penyelidikan, terkuak bahwa terduga pelaku telah berulang kali mencoba mengakhiri hidup korban yang merupakan putranya sendiri.

"Kami menerapkan beberapa pasal, termasuk niat untuk membunuh ternyata beberapa kali muncul, jadi kami sangkakan juga pasal pembunuhan berencana," urainya.

Baca Juga: Dalam Tiga Bulan, Polres Lamongan Ciduk 40 Pengedar Narkotika

Penyidik menemukan fakta bahwa saat kejadian adalah kesempatan yang tepat buat terduga pelaku menghabisi nyawa putranya sendiri.

"Kondisi rumah dalam keadaan sepi, terduga pelaku langsung mengambil tabung elpiji dan menghantam kepala korban sebanyak 5 kali hingga tewas," bebernya.

Kejinya, usai menghabisi korban, terduga pelaku menutup kepala korban dengan bantal, kemudian ganti baju dan melarikan diri.

Baca Juga: Pria Asal Gresik Ajak Anak dan Istri Curi Pompa Air di Lamongan

"Pelaku mengakui perbuatanya dan hingga kini tidak menunjukan tanda-tanda penyesalan," tuturnya.

Sebelumnya, kasus pembunuhan, yang dilakukan ayah ke anaknya sendiri terjadi pada Jumat (23/1/2026) pagi.

Barang bukti tabung elpiji, alat yang dibuat terduga pelaku menghabisi nyawa korban. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.