Kamis, 18 Jun 2026 07:37 WIB

Pelaku Perusakan Situs Mejo Miring Blitar Bersedia Kembalikan Benda Yang Diambil

  • Penulis :
  • | Senin, 26 Jan 2026 09:59 WIB
Foto: Situs mejo miring di Blitar yang dirusak. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Situs mejo miring di Blitar yang dirusak. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Situs Mejo Miring Blitar yang sebelumnya dirusak dan dibongkar sejumlah orang akan dikembalikan seperti semula. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Kepala Desa Siraman, Budi Arif Rohman.

Menurut Budi, para pelaku pembongkaran situs Mejo Miring di Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar siap untuk mengembalikan benda purbakala yang diambilnya. Para pelaku siap mengembalikan batu serta arca yang diambil dari situs purbakala Mejo Miring.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

“Pelaku memperbolehkan untuk barang-barang itu dikembalikan kembali, karena kan sebelumnya katanya dia mengambil karena ada bisikan ghaib,” ujarnya, Senin (26/1/2026).

Dari hasil klarifikasi yang dilakukan pihak desa, diketahui para pelaku ini nekat merusak dan membongkar situs Mejo Miring karena ada bisikan ghaib. Benda-benda yang diambil dari situs Mejo Miring ini pun dibawa pulang ke rumah salah satu pelaku.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

“Setelah kita mediasi dengan berbagai pihak akhirnya yang bersangkutan berkenan untuk mengembalikan benda benda tersebut ke lokasi asal,” bebernya.

Sebelumnya, Viral aksi perusakan dan pembongkaran situs purbakala Mejo Miring di Dusun Jajakan Desa Jugo Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar. Terlihat dalam video itu ada 4 orang yang membongkar lingga yoni dengan sejumlah alat.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Aksi ini pun sangat disayangkan karena Lingga Yoni yang berada di tanah perhutani itu merupakan situs purbakala Mejo Miring. Di situs purbakala itu juga sudah dipasang papan pengumuman dari pihak desa, namun para pelaku nekat membongkarnya dan membawanya pulang ke rumah.

Aksi pembongkaran ini tidak hanya menyasar objek utama. Para pelaku juga mempreteli batu-batu bantalan yang selama ini tersusun rapi membentuk struktur situs tersebut. Hilangnya batu-batu penyangga ini merusak nilai kontekstual dan orisinalitas situs purbakala tersebut.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.