Rabu, 17 Jun 2026 11:42 WIB

Masuki Panen 2026, Bulog Kediri Siap Serap Gabah Petani Sesuai HPP

  • Penulis :
  • | Minggu, 25 Jan 2026 20:20 WIB

jatimnow.com - Memasuki musim panen 2026, Perum Bulog Kantor Cabang Kediri menyatakan kesiapan menyerap Gabah Kering Panen (GKP) hasil panen petani. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani sekaligus memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun, mengatakan pembelian GKP dilakukan sesuai ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.

Baca Juga: 1.104 Warga Begadung Nganjuk Terima Bantuan Pangan, Bulog Pastikan Kualitasnya

“Dengan penetapan harga tersebut, Bulog berkomitmen memberikan kepastian harga kepada petani yang telah memasuki masa panen,” ujar Harisun, Januari 2026.

Ia menjelaskan, selain menjaga stabilitas harga gabah, penyerapan ini diharapkan mampu mendorong petani menjual hasil panennya secara layak serta meningkatkan produktivitas pertanian. Hingga saat ini, Bulog Cabang Kediri tercatat telah menyerap gabah petani sebanyak 409.446 kilogram.

Baca Juga: Bulog Kediri Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Kediri dan Nganjuk

Untuk mendukung optimalisasi penyerapan, Bulog Kediri terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, mitra kerja penggilingan padi, serta berbagai pihak terkait lainnya.

“Kami juga terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana agar penyerapan hasil panen petani dapat berjalan maksimal,” tambahnya.

Baca Juga: Komisi VIII DPR RI Cek Stok dan Pengelolaan Beras di Gudag Bulog Kediri

Dalam rangka mempercepat proses pengolahan gabah, Bulog Kediri turut memperkuat kemitraan dengan mitra penggilingan padi di wilayah kerja yang meliputi Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk.

Bulog juga mengimbau petani agar tidak terburu-buru memanen padi karena dapat berdampak pada kualitas gabah dan beras yang dihasilkan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.