Senin, 15 Jun 2026 20:01 WIB

Arfy dari Lamongan Bawa Alter Ego Melaju ke Final M7 World Championship

Potret Arifudi Dingarai atau dikenal dengan panggilan Arfy. (Dok. Pribadi)
Potret Arifudi Dingarai atau dikenal dengan panggilan Arfy. (Dok. Pribadi)

jatimnow.com - Arifudi Dingarai atau dikenal dengan panggilan Arfy di skena kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) menjadi pilar penting skuad Alter Ego (AE) Esport melaju ke babak grand final M7 World Championship.

Pemuda asal Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan tersebut siap mengukir sejarah baru di dunia Esport tanah air.

Baca Juga: HGI City Cup 2026 Surabaya Fest, Ubah Kompetisi Jadi Cuan Pedagang Lokal

Alter Ego berhasil melaju ke grand final M7 Word Championship setelah mengalahkan dua tim juara dari regional yang berbeda yakni Tim Liquid Philipina dan Selangor Red Giant Malaysia.

Sebagai tim yang didominasi pemain muda, Alter Ego pada dasarnya hanya dianggap sebagai tim pelengkap dan bertatus kuda hitam.

Bahkan beberapa penggemar MLBB sempat meragukan peforma Alter Ego bisa bersaing di M7 yang diisi tim-tim besar.

Baca Juga: HGI City Cup 2026 Surabaya Fest Gerakkan Ekonomi UMKM

Namun cerita berbeda, konsistensi dan permainan agresif mampu mengantar Alter Ego melaju hingga Final.

Hari ini, Arfy dan empat rekannya akan berjuang memperebutkan titel juara dunia di ajang paling bergengsi di skena Kompetitif MLBB melawan Aurora Philipina, Minggu (25/1/2026).

Mengulas sedikit tentang Arfy, bahwa pemuda asal Kecamatan Brondong ini sangat sering menegaskan bahwa dirinya berasal dari Lamongan.

Baca Juga: 5 Strategi Mengubah Hobi Gaming Jadi Sumber Penghasilan yang Konsisten

Banyak momen memperlihatkan, seperti saat sesi interview selepas pertandingan ia sering menyebut makanan favoritnya adalah Soto Lamongan dan pecel lele.

Di lihat dari akun pribadinya, selepas mengalahkan raksasa Tim Liquid Philipina dan Selangor Red Giant, keluarga Arfy tampak hadir memberikan dukungan langsung.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.