Selasa, 09 Jun 2026 07:13 WIB

Menengok 'Model' Napi di Lapas Banyuwangi Saat Berjalan di Catwalk

Salah satu peserta cewek nomor 19 saat bergaya di catwalk.
Salah satu peserta cewek nomor 19 saat bergaya di catwalk.

jatimnow.com - Sejumlah 34 penghuni Lapas Kelas IIB Banyuwangi ditantang untuk berjalan lenggak-lenggok di atas catwalk. Meski status mereka napi, namun tak sedikit dari mereka terlihat percaya diri (PD) dan menguasai catwalk.

Ada juga yang gugup. Sebab, pagelaran fashion show pertama kali digelar di lembaga pemasyarakatan tersebut untuk memilih Top Model Lapas Banyuwangi 2018.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Tak tanggung-tanggung, 4 juri dari Kadek Modelling School Banyuwangi didapuk untuk menentukan sang kandidat terpilih.

Salah seorang juri Ricco Antar Budaya mengatakan, dari penampilan peserta yang mengikuti kontes Top Model Lapas Banyuwangi 2018, beberapa ada yang kurang percaya diri. Namun, sebagian peserta lainnya memiliki pengalaman.

"Secara umum penampilan mereka bagus, banyak yang PD. Saya mengapresiasi karena acara seperti ini sangat positif bagi mereka," kata Ricco di Aula Lapas Banyuwangi Jalan Letkol Istiqlah, Sabtu (20/10/2018).

Riccy, saudara kembar Ricco menambahkan, nilai positifnya bagi para peserta yang notabenenya warga binaan.

Menurutnya, kegiatan seperti merupakan upaya Lembaga Pemasyarakatan membangkitkan citra positif sebelum nantinya mereka kembali ke masyarakat.

"Menurut saya tujuannya untuk memunculkan rasa percaya diri, hal-hal yang positif bagi warga binaan itu sendiri. Intinya memasyarakatkan warga binaan," imbuh Riccy.

Sementara itu, salah seorang model Okky Dias Larasati yang terlihat anggun mengenakan busana koleksinya. Meski awalnya mengaku gugup

"Ini kegiatan senang sambil mengasah kemampuan. Selain itu karena ada penampilan kayak gini seneng lah," kata Okky yang mengaku napi yang terjerat kasus narkoba ini.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Sementara itu, Kepala Lapas Ketut Akbar Herry Achjar mengatakan acara kreativitas warga binaan lapas ini untuk memperingati Hari Dharma Karyadhika.

Untuk hari ini, terdapat berbagai macam perlombaan mulai dari lomba kebersihan kamar, olahraga, hingga pemilihan Top Model Lapas Banyuwangi.

Sedangkan pagelaran fashion show ini merupakan ajang untuk mewadahi para napi yang memiliki keahlian di bidang menjahit, modelling, merias, dan designer.

"Tujuannya ini dalam rangka memperingati hari Dharma Krayadika. Kedua, yang memiliki keahlian bisa ditularkan kepada napi lainnya," ujarnya.

Diharapkan, dari berbagai kegiatan baik yang bersifat kreativitas, olahraga, dan keagamaan yang rutin dilakukan di dalam lapas dapat dijadikan bekal nantinya saat sudah bebas.

Baca Juga: Warga Binaan di Lapas Tulungagung Pelihara Domba, Jumlahnya Capai Ratusan Ekor

"Selain itu juga attitude, sikap, dan cara berpakaian, cara berkomunikasi sebagai modal saat kembali nantinya," papar Ketut Akbar.

 

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.