Rabu, 17 Jun 2026 13:23 WIB

Jember Masuk 5 Besar PAD Tertinggi di Jawa Timur, Tembus Rp1 Triliun

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 22 Jan 2026 20:30 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait
Bupati Jember Muhammad Fawait

jatimnow.com – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jember menembus angka Rp1 triliun. Capaian tersebut menempatkan Jember di peringkat kelima tertinggi di Jawa Timur, sekaligus menjadi yang tertinggi di wilayah Karesidenan Besuki.

Capaian itu membuktikan bahwa peningkatan PAD tidak harus dilakukan dengan menaikkan tarif pajak dan retribusi yang berpotensi membebani masyarakat.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

“Pajak dan retribusi tidak boleh menjadi alat yang mencekik masyarakat. Justru harus kita kelola sebagai instrumen untuk membangun peradaban dan kesejahteraan,” kata Bupati Jember Muhammad Fawait, Kamis (22/1/2026).

Di tengah pengetatan fiskal nasional dan tuntutan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Jember justru menempuh langkah berbeda. Di bawah kepemimpinan Gus Fawait, kebijakan fiskal diarahkan pada pemberian insentif yang terukur dan berbasis data, tanpa menaikkan tarif.

Kebijakan tersebut antara lain berupa penurunan retribusi pasar, penggratisan retribusi parkir, hingga pengurangan bahkan pembebasan pajak tertentu pada momentum strategis.

Menurut Gus Fawait, langkah tersebut bukan keputusan populis tanpa perhitungan.

“Setiap kebijakan fiskal yang kami ambil berbasis data dan kajian,” jelasnya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

“Kami hitung dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan kepatuhan wajib pajak. Ketika masyarakat diberi ruang bernapas, ekonomi bergerak, dan PAD justru tumbuh,” sambungnya.

Pendekatan ini dinilai menjadikan kebijakan fiskal Jember lebih otentik karena berani keluar dari pola lama di tengah tekanan fiskal, sekaligus bertumpu pada analisis dan perhitungan yang rasional.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, menegaskan peningkatan PAD tersebut merupakan hasil rekayasa kebijakan fiskal yang presisi, bukan kebetulan.

“Kami melihat insentif fiskal yang diberikan secara terukur justru meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan memperluas basis penerimaan. Jadi yang naik bukan tarifnya, tetapi partisipasi dan aktivitas ekonominya,” ujarnya.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Faktor lain yang turut mendorong capaian tersebut adalah integrasi dan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil PAD. Sekat birokrasi dilebur menjadi kerja bersama yang lebih adaptif.

“Saya tidak ingin OPD berjalan sendiri-sendiri. Target PAD adalah target bersama. Tidak boleh ada ego sektoral, yang ada adalah kolaborasi,” tegas Gus Fawait.

Dengan capaian tersebut, Jember kini tidak hanya mencatatkan prestasi fiskal, tetapi juga menghadirkan model kemandirian fiskal yang dinilai lebih berkeadilan, rasional, dan berkelanjutan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.