Senin, 15 Jun 2026 07:12 WIB

OTT KPK: Wali Kota Madiun Diciduk Terkait Kasus Apa?

Wali Kota Madiun diciduk KPK dalam OTT terkait dugaan korupsi. (Foto: Ilustrasi/Gemini)
Wali Kota Madiun diciduk KPK dalam OTT terkait dugaan korupsi. (Foto: Ilustrasi/Gemini)

jatimnow.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT), kali ini menyasar Wali Kota Madiun, Maidi.

Penangkapan dilakukan pada Senin (19/1) dan yang bersangkutan langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

OTT ini menjadi sorotan karena terjadi setelah KPK mengungkap kasus suap pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

Penangkapan Wali Kota Madiun ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat terkait kasus apa yang menjeratnya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penangkapan tersebut. "Salah satunya Wali Kota Madiun," ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (19/1).

Budi menambahkan bahwa KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Wali Kota Madiun sesuai KUHAP.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

Sebelumnya, pada 9-10 Januari 2026, KPK telah menangkap delapan orang dalam OTT terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.

Dari delapan orang tersebut, lima di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Kepala KPP Madya Jakut, Dwi Budi, dan beberapa staf serta konsultan pajak.

Pengamat hukum dan antikorupsi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar, menilai bahwa OTT terhadap Wali Kota Madiun menunjukkan komitmen KPK dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

Baca Juga: Plt Bupati Ahmad Baharudin dan 9 Pejabat Pemkab Tulungagung Diperiksa KPK

"Ini adalah sinyal kuat bahwa tidak ada satu pun yang kebal hukum. KPK harus terus mengungkap kasus-kasus korupsi lainnya hingga tuntas," tegasnya.

Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Masyarakat berharap KPK dapat bekerja secara profesional dan transparan dalam mengungkap kasus ini hingga ke akar-akarnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.