Senin, 22 Jun 2026 04:01 WIB

Arema FC Akhiri Kutukan Lawan Persik Kediri, 2 Gol Dramatis di Menit Akhir

Arema FC lawan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan Malang (foto: Aris/jatimnow.com)
Arema FC lawan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan Malang (foto: Aris/jatimnow.com)

jatimnow.com - Arema FC mengakhiri kutukan enam tanpa kemenangan saat melawan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan Malang. Hasil skor 1 - 2 Arema FC lawan Persik Kediri memutus rekor tak pernah menang di kandang sendiri, sekaligus memutus catatan statistik tak pernah menang atas Persik, dalam tiga tahun terakhir.

Sempat buntu sepanjang laga, Arema FC kebobolan dari tendangan pemain pengganti Supriadi pada menit 80. Tapi hujan deras sejak menit 85 memang mengubah segalanya. Entah semangat apa, pemain jadi lebih semangat dan bermain lebih 'kesetanan' dalam membangun serangan dan tampak lebih sabar. 

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Hasilnya dari sebuah skema serangan dari sisi kiri pertahanan Persik Kediri memaksa Supriyadi pencetak gol justru melakukan gol bunuh diri di menit 95. Berselang beberapa detik jelang wasit Rio Permana Putra meniup peluit mengakhiri pertandingan, pemain pengganti Ian Puleio Araya mencetak gol dari sundulan skor berbalik 2-1 untuk kemenangan Arema FC.

Pelatih Arema FC Marcos Vinicius dos Santos Goncalves mengungkapkan, kerja keras dan bermain semangat hingga menit akhir jadi kunci kemenangan dramatis ini. Baginya hujan deras yang turun di menit 85 memang mengubah pertandingan, timnya diakui bermain lebih semangat. Apalagi dukungan 2.350 Aremania yang datang ke stadion melipatgandakan semangat tim.

"Saya tahu pasti Kediri tim kuat tim bagus, mereka juga punya pelatih baru yang bagus. Aku sudah sampaikan jadi memang pertandingan sangat sulit, tetapi ketika terjadi hujan itu jadi pintu bisa buat perubahan," kata Marcos Vinicius dos Santos Goncalves, usai pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/1/2026) malam.

Dirinya juga menyebut, penampilan empat pemain yang dimasukkan di babak kedua yakni Samuel Balinsa, Dwiki Mardiyanto, Dedik Setiawan, dan Ian Puleio Araya, jadi kunci perubahan, meski di menit 79 kehilangan Dalberto Luan akibat cedera. 

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Bahkan, nama terakhir mampu memanfaatkan sebuah umpan silang hingga mencetak gol kemenangan beberapa detik sebelum wasit Rio Permana Putra mengakhiri laga.

"Jadi pas Dalberto, keluar, jadi masuk Ian, Balinsa, jadi tim bangun, kerja keras empat orang itu, pemain yang baru masuk ini membantu kami. Semua penting, Dalberto, Ian , Balinsa, Dwiki, semua pemain, semuanya sama," ucap Marcos Santos, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Bek Arema FC Julian Guevara mengatakan, kemenangan dramatis ini sangat ia syukuri. Apalagi ia mengakui sebenarnya timnya bermain kurang bagus di pertandingan ini. Tapi kerja keras dan semangat pantang menyerah hingga akhir laga, berbuah hasil manis.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

"Mungkin hari ini kita bermain tidak baik, tetapi saya hanya ingin berterima kasih kepada rekan-rekan setim saya, karena mereka telah melakukan semua yang mereka bisa, mereka bekerja sangat keras, dengan dedikasi dan keberanian untuk berjuang di lapangan seperti ini," ujar Julian Guevara 

Kemenangan ini juga ia dedikasikan kepada Aremania yang masih terus sabar menunggu kemenangan dari enam pertandingan kandang sebelumnya. Ia pun meminta Aremania tetap datang ke stadion maupun mendukung Arema FC, dalam keadaan kalah, imbang, dan menang.

"Kita tahu kita harus kembali bangkit lagi, kita akan berjuang di atas lagi, kita akan menang lagi di kanan kiri kita sekarang ada banyak motivasi, kalau ada Aremania seperti hari ini kita rasakan dukungan itu jadi aku mau mengubahnya," tandasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.