Rabu, 17 Jun 2026 20:45 WIB

Jatim Proyeksikan Produksi Jagung 5,4 Juta Ton di 2026

Gubernur Khofifah (kanan) saat panen jagung bersama Kapolda Jatim di Sidoarjo (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Gubernur Khofifah (kanan) saat panen jagung bersama Kapolda Jatim di Sidoarjo (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com – Pemprov Jatim memproyeksikan produjsi jagung di Tahun 2026 mencapai 5,4 ton. Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menggelar panen raya serentak Kuartal IV bersama Kapolda Jawa Timur dalam rangka Mendukung Swasembada Pangan 2026 di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

Panen raya ini turut disaksikan secara daring oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

Pada kesempatan tersebut Gubernur Khofifah bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto melakukan panen jagung di lahan seluas 3.000 meter persegi dari total hamparan 1 hektare. 

Dari luasan tersebut, panen diproyeksikan menghasilkan sekitar 3 ton jagung, sebagai bagian dari Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV tahun 2025 yang menjadi penguat ketahanan pangan daerah.

"Alhamdulillah, Indonesia oleh Pak Presiden Prabowo telah dinyatakan swasembada pangan. Kita sudah swasembada beras, hari ini panen jagung, dan target swa sembada jagung bisa dicapai tahun 2026," kata Gubernur Khofifah, dalam siaran resminya, Jumat (9/1/2026).

Pihaknya menyebut panen raya jagung ini sebagai bukti nyata konsistensi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan regional. Yang mana, Jawa Timur serius mendukung visi nasional melalui produksi komoditas strategis.

“Luas baku sawah di Jawa Timur mencapai 1.207.997 Ha. Angka ini terdiri dari lahan irigasi seluas 719.598 Ha atau sekitar 59,57�n lahan non irigasi/tadah hujan seluas 488.379 Ha atau 40,43%,” terangnya. 

Merujuk Angka Sementara BPS 2025, yang di publish pada 5 Januari 2026, luas panen jagung di Jawa Timur mencapai 755.417 Ha dengan provitas 6,07 Ton/Ha dan produksi Jagung Pipilan Kering (JPK) pada kadar air 28% sebanyak 6.203.461 ton.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Sementara, produksi Jagung Pipilan Kering (JPK) pada kadar air 14% mencapai 4.585.921 ton. Rata-rata harga jagung tingkat produsen berada di angka 5.985 kg menurut Laporan Pelayanan Informasi Pasar. Realisasi Tanam Jagung Jawa Timur pada 2025 mencapai 990.011 Ha.

"Maka, Jawa Timur merupakan salah satu lumbung jagung terbesar di Indonesia karena kontribusi produksi kita sangat signifikan terhadap kebutuhan nasional. Insya Allah, ke depan, kita tetap akan jadi penguat bagi swasembada pangan," jelasnya.

Khofifah juga menegaskan, Jawa Timur tidak hanya fokus pada penanaman, tapi juga memastikan hasilnya memberikan nilai tambah dan kesejahteraan bagi petani.

"Konsen utama kita selalu petani. Apapun yang kita lakukan, itu pasti memikirkan petani. Maka dari itu, Alhamdulillah menurut BPS, NTP Jawa Timur pada bulan Desember 2025 lalu mencapai 118,96. NTP ini naik sebesar 3,95 persen, yang menjadikan kenaikan kita merupakan kenaikan tertinggi di Pulau Jawa," terangnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Hal ini menunjukkan posisi yang sangat kuat dan kesejahteraan petani di Jawa Timur. Ini juga menjadi indikator positif pendapatan petani yang terus meningkat dan semakin membaik.

Lebih jauh, mantan Menteri Sosial RI itu memaparkan bahwa produksi jagung dengan kadar air 14% diproyeksikan mencapai 5.445.158 ton dan 89.820 ton untuk kebutuhan konsumsi jagung pada 2026.

Proyeksi kebutuhan pakan ternak pada 2026 diprediksi 4.152.060 ton dan potensi surplus jagung 2026 diprediksi mencapai 1.203.818 ton.

"Jagung ini komoditas strategis karena jagung bukan hanya bahan pangan, tetapi juga pakan yang menopang sektor peternakan dan agribisnis lainnya. Sehingga, kalau kita bisa bertahan dalam swasembada pangan dengan jagung ini, insya Allah kualitas ternak kita juga ikut meningkat. Terimakasih kepada jajaran POLR khususnya Kapolda Jawa Timur yang sudah menguatkan produksi jagung di Jawa Timur," pungkasnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.