Jumat, 19 Jun 2026 19:11 WIB

Mas Dhito Pimpin Rakor Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Kediri

  • Penulis :
  • | Kamis, 08 Jan 2026 19:30 WIB
Rapat percepatan Sekolah Rakyat di Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Rapat percepatan Sekolah Rakyat di Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan rapat koordinasi bersama PT Perkebunan Nusantara untuk mendukung percepatan proses pembangunan sekolah rakyat di Kecamatan Plosoklaten.

Rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Hanindhito Himawan Pramana tersebut membahas terkait pemanfaatan lahan di sekitar lokasi pembangunan sekolah rakyat.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Hal itu mengingat lahan seluas 7,6 hektare yang disediakan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk lokasi pembangunan sekolah rakyat itu berada diantara lahan milik PT Perkebunan Nusantara.

"Jalan yang akan dibangun untuk sekolah rakyat itu status kepemilikannya milik PTPN," kata Mas Dhito usai memimpin rapat di Ruang Rapat Bappeda, Kamis (8/1/2026).

Selain akses jalan, rapat tersebut juga membahas rencana pembangunan drainase untuk pembuangan air dari sekolah rakyat. Pasalnya, untuk membuang air dari lokasi menuju sungai juga harus melewati lahan PTPN.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

"Tadi telah tercapai kata sepakat, pemerintah kabupaten akan membangun jalan beserta drainasenya dan akan dihibahkan kepada PTPN," ungkapnya.

Skema hibah yang telah disepakati itu, menurut Mas Dhito juga terdapat syarat yang harus dijalankan. Syarat tersebut, meliputi jalan yang telah dibangun diperbolehkan digunakan untuk masyarakat.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Kemudian, begitu bangunan fisik jalan maupun drainase yang dibangun pemerintah daerah telah dihibahkan, maintenance atau pemeliharaan menjadi tanggungjawab PTPN.

"Dengan tercapainya kesepakatan ini, kita berharap pembangunan sekolah rakyat di Desa Plosokidul bisa segera dimulai," pungkas Mas Dhito.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.