Minggu, 21 Jun 2026 12:25 WIB

Pemkot Kediri Siapkan Bus Satria untuk Warga yang Ingin Tahun Baruan di Jalan Stasiun

  • Penulis :
  • | Rabu, 31 Des 2025 14:30 WIB
Bus Satria Kota Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Bus Satria Kota Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan menyiapkan layanan Bus Satria untuk memfasilitasi warga yang ingin merayakan malam tahun baru di Kawasan Jalan Stasiun Kota Kediri, Rabu (31/12/2025). Layanan ini diterapkan untuk menekan potensi kemacetan dan meningkatkan keselamatan masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin Yuswanto, mengatakan penyediaan Bus Satria ini ditujukan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi saat malam tahun baru. Dengan begitu, arus lalu lintas di pusat kota, khususnya di kawasan Jalan Stasiun, dapat lebih terkendali.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

“Tujuannya kita memfasilitasi warga yang ingin ikut tahun baruan di Jalan Stasiun sekaligus menikmati kawasan Jalan Stasiun yang baru dengan tajuk kegiatan Mecel Bareng Mbak Wali. Ini juga upaya mengurangi arus lalu lintas karena warga tidak perlu membawa kendaraan pribadi,” jelas Cholisudin.

Dishub Kota Kediri menyiapkan tiga armada Bus Satria dengan tiga titik kumpul penjemputan, yakni Kelurahan Dermo, SPBU Blabak, dan Kelurahan Bawang. Ketiga lokasi tersebut dipilih karena mewakili wilayah yang relatif jauh dari pusat kota dan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga.

Setiap bus memiliki kapasitas maksimal 27 penumpang dari masing-masing titik kumpul. Pendaftaran dilakukan melalui scan QR Code yang tersedia pada unggahan akun Instagram resmi Dishub Kota Kediri.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

“Sistemnya nanti warga berkumpul di titik yang sudah ditentukan, bukan dijemput di jalan. Setelah itu kita antar ke Jalan Stasiun. Usai acara, warga akan kita antar kembali ke titik awal penjemputan,” tambahnya.

Cholisudin menegaskan, skema Bus Satria ini hanya dilakukan sekali jalan berangkat dan sekali jalan pulang. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari bus lalu-lalang yang justru berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas.

“Memang kita buat sekali saja, tidak bolak-balik, supaya tidak menimbulkan kemacetan baru,” tegasnya.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Selain sebagai sarana transportasi, layanan Bus Satria ini juga menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kota Kediri terhadap peresmian penataan Kawasan Jalan Stasiun yang digelar bersamaan dengan kegiatan Mecel Bareng Mbak Wali mulai pukul 18.00 WIB.

Dengan adanya fasilitas ini, Pemkot Kediri berharap masyarakat dapat menikmati malam tahun baru dengan lebih aman, nyaman, dan tertib, sekaligus merasakan wajah baru salah satu kawasan ikonik Kota Kediri.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.