Jumat, 19 Jun 2026 02:17 WIB

Mengulik Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru 2025 di Surabaya

  • Penulis :
  • | Rabu, 24 Des 2025 12:07 WIB
Tim BPSDA Surabaya melakukan monitoring di sejumlah pasar tradisional (dok. Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
Tim BPSDA Surabaya melakukan monitoring di sejumlah pasar tradisional (dok. Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Kerja Pengendalian dan Distribusi Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Surabaya melakukan monitoring ketersediaan bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Ketua Tim BPSDA Surabaya, Agung Supriyo Wibowo, menyampaikan bahwa hasil pantauan di lapangan menunjukkan harga sejumlah komoditas pangan relatif stabil, bahkan beberapa di antaranya mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Untuk saat ini relatif tidak ada harga yang naik, cabai juga sudah turun. Cabai keriting sekarang Rp60.000 per kilogram, cabai besar Rp35.000 per kilogram. Telur yang sebelumnya sempat naik kini turun dari Rp33.000 menjadi Rp30.000 per kilogram,” ujar Agung, dalam siaran resminya, Rabu (23/12/2025).

Selain cabai dan telur, komoditas daging juga menjadi perhatian tim pengawas. Agung menjelaskan, harga daging sapi masih terjaga stabil, dengan daging sapi kualitas premium berada di kisaran Rp140.000 per kilogram, sedangkan daging non premium berkisar antara Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram.

Sementara itu, harga daging ayam justru mengalami penurunan sekitar Rp5.000 per kilogram dibandingkan harga sebelumnya. 

"Kalau ayam ada penurunan. Dari sebelumnya Rp38.000 per kilogram, sekarang sudah di angka Rp33.000 per kilogram,” tambahnya.

Terkait ketersediaan beras dan minyak goreng, Agung memastikan bahwa stok beras di Surabaya berada dalam kondisi sangat aman. 

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Meski minat masyarakat terhadap beras SPHP saat ini sedikit menurun karena beralih ke beras premium, namun secara keseluruhan cadangan pangan kota tetap mencukupi.

Berdasarkan data indeks kecukupan pangan, Surabaya berada di angka 8,3, yang berarti stok pangan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga delapan bulan ke depan. 

Untuk minyak goreng, khususnya MinyaKita, Agung mengakui adanya tantangan di tingkat distribusi akibat tingginya permintaan masyarakat.

“Kalau beras masih konstan. Untuk MinyaKita karena banyak peminat jadi cepat habis. Setiap pabrik sudah ada jatah, tetapi penyalurannya menyebar ke berbagai daerah. Namun, secara umum pasokan minyak goreng di Surabaya masih aman, hanya peminatnya memang tinggi karena masyarakat lebih memilih MinyaKita,” terangnya.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Dalam pengawasan tersebut, Pemkot Surabaya juga melibatkan Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memastikan aspek keamanan pangan. 

Pemeriksaan tidak hanya menyasar harga, tetapi juga izin edar serta kelayakan kemasan produk yang beredar di pasar tradisional maupun toko modern.

"Pengawasan ini penting untuk mencegah peredaran produk kedaluwarsa atau rusak yang dapat merugikan konsumen. Sejauh ini, temuan masih dalam batas wajar, seperti kemasan yang penyok di beberapa toko modern pada minggu sebelumnya,” ungkapnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.