Kamis, 18 Jun 2026 22:48 WIB

Mulai Tahun Depan Tiket Masuk Wisata Pantai Watu Ulo - Papuma Terintegrasi

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 22 Des 2025 13:15 WIB
Foto: MoU tiket masuk wisata Pantai Watu Ulo dan Papuma (Diskominfo/jatimnow.com)
Foto: MoU tiket masuk wisata Pantai Watu Ulo dan Papuma (Diskominfo/jatimnow.com)

jatimnow.com-Tiket masuk tempat wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma mulai Januari 2026 mendatang akan menjadi satu pintu, dengan harga Rp12.500 perorang.

Pemerintah Kabupaten Jember resmi menjalin kerja sama dengan Perhutani dan Palawi Risorsis untuk mengintegrasikan sistem pintu masuk di kawasan wisata Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Kolaborasi ini menjadi sejarah baru bagi pariwisata Jember setelah melalui proses komunikasi yang panjang selama beberapa tahun.

​Bupati Jember, Muhammad Fawait menyampaikan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak. Mulai jajaran Pemkab Jember, Dinas Pariwisata, hingga Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) yang terus berkoordinasi intensif dengan pihak Perhutani dan Palawi Risorsis.

"​Salah satu poin utama dalam kerja sama ini adalah penerapan tarif tiket masuk tunggal yang lebih efisien dan ekonomis bagi wisatawan," ujarnya, Senin (22/12/2025).

Pengunjung tidak perlu lagi membayar tiket terpisah di setiap lokasi. Cukup satu kali bayar untuk mengakses kedua destinasi wisata tersebut.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Gus Fawait menerangkan, harga tiket yang direncanakan sebesar Rp12.500 untuk dua tempat wisata sekaligus. Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku pada 1 atau 2 Januari 2026.

​"Bayangkan, Rp12.500 untuk dua destinasi wisata yang punya sejarah besar Nyi Blorong dan Nyi Roro Kidul. Artinya, per tempat hanya sekitar Rp 6.000-an, ini sangat murah dibanding daerah sekitar," tuturnya.

​Selain mengintegrasikan tiket masuk wisata, Pemkab Jember berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas pendukung di kawasan tersebut.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Mulai melakukan promosi besar-besaran untuk menarik lebih banyak wisatawan, perbaikan dan penambahan lampu penerangan jalan umum menuju lokasi wisata, termasuk memastikan tarif parkir tetap terjangkau dan teratur.

​Gus Fawait mengakui, pada masa awal penerapan mungkin akan ada kekurangan. Namun, dia memastikan semua rencana sudah berada di jalur yang benar.

"Semua rencana sudah ada di jalur yang benar, " pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.