Kamis, 18 Jun 2026 09:17 WIB

Kekurangan Kelas, Siswa SD di Tulungagung Belajar di Parkiran Sepeda

Suasana belajar siswa di kelas darurat bekas tempat parkir sepeda
Suasana belajar siswa di kelas darurat bekas tempat parkir sepeda

jatimnow.com - Minimnya ruangan kelas, Pelajar SD di Tulungagung terpaksa mengikuti aktivitas belajar mengajar di lokasi parkir sepeda.

Puluhan siswa-siswi SDN III Serut terlihat belajar di lokasi tempat parkir yang disulap menjadi kelas darurat oleh pihak sekolah. Ironisnya kondisi ini sudah berlangsung selama 10 tahun terakhir.

Wali kelas dua, Mukaromah menuturkan, jumlah siswa yang terpaksa belajar di luar ruang kelas ini sebanyak 26 siswa. Mereka belajar di luar ruang kelas selama dua jam setiap hari. Saat kelas satu pulang, mereka masuk dan menggunakan ruang kelas tersebut.

"Jumlah ruang kelas hanya lima, jadi satu ruang digunakan bergantian," ujarnya, Jumat (19/10/2018).

Ruang kelas darurat ini sebelumnya adalah tempat sepeda para murid. Namun sejak 10 tahun lalu tempat ini menjadi ruang kelas darurat. Sempitnya ruang parkir ini membuat bangku dan meja siswa ditata berhimpitan.

Sebelum menggunakan ruang parkir ini, para siswa menggunakan teras sekolah untuk belajar sementara waktu. Namun karena dianggap tidak nyaman, akhirnya parkir sepeda siswa disulap menjadi ruang kelas.

"Baru empat tahun terakhir ini ada bangku dan meja sebelumnya kita lesehan," imbuhnya.

Tidak ada dinding penyekat ruang kelas darurat ini. Setiap hujan para siswa harus berhenti belajar karena air masuk ke dalam kelas darurat ini.  

Lokasi ruang kelas darurat ini juga berbatasan langsung dengan kolam dan kandang sapi milik warga, sehingga siswa terganggu dengan bau yang kurang sedap saat belajar. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya debu terutama saat musim kemarau.

"Kalau sekedar gerimis paling bangkunya digeser. Tapi kalau sudah hujan deras sudah tidak bisa dipakai," jelasnya.

Sebenarnya setiap tahun kepala sekolah SDN III Serut sudah mengajukan penambahan ruang kelas baru ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Namun hingga kini permohonan itu tidak pernah direspon.

"Kita berharap ada bantuan untuk pembangunan ruang kelas baru sehingga siswa merasa nyaman saat belajar," pungkasnya.


    

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.